Pemilik Minoritas Almeria, 1 Hal yang Larang Ronaldo Bermain di Spanyol

Cristiano Ronaldo 1 169
Cristiano Ronaldo 1 169

Ronaldo Resmi Jadi Pemilik Minoritas UD Almeria

Cristiano Ronaldo telah resmi membeli 25 persen kepemilikan saham dari UD Almeria, klub sepak bola yang berada di kasta kedua Liga Spanyol. Langkah ini menandai perluasan bisnis Ronaldo dalam dunia sepak bola, sekaligus menjadi bagian dari rencananya untuk berkontribusi di luar lapangan hijau.

Pembelian saham tersebut dilakukan melalui salah satu perusahaan milik sang megabintang, CR7 Sports Investment. Dengan investasi ini, Ronaldo mengambil langkah baru dalam karier bisnisnya. Ia sudah lama ingin memiliki suatu tim sepak bola sebagai bentuk kontribusi di luar pertandingan.

Di usia 41 tahun, Ronaldo berhasil merealisasikan ambisinya. Bermodalkan kekayaan bersih sekitar 900 juta pounds atau setara Rp 20,47 triliun, ia memiliki kekuatan finansial besar untuk mengembangkan klub. “Sudah lama menjadi ambisi saya untuk berkontribusi pada sepak bola, bukan hanya di dalam lapangan,” ujarnya via Twitter alias X.

“UD Almeria adalah klub Spanyol dengan fondasi kuat dan potensi pertumbuhan yang jelas. Saya menantikan bekerja bersama tim manajemen untuk mendukung fase pertumbuhan klub berikutnya,” tambah Ronaldo.

Kini, Ronaldo sepenuhnya terlibat dalam kepemilikan klub, meskipun masih bermain di level tertinggi sepak bola. Namun, ada satu hal yang membuatnya dilarang bermain di Spanyol.

Larangan Main di Spanyol

Undang-Undang Olahraga CSD dan peraturan Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) melarang seorang pemain sepak bola aktif untuk memiliki hubungan komersial dengan LaLiga dan bermain di Spanyol. Artinya, CR7 dilarang bermain untuk Almeria maupun klub Spanyol lainnya karena berpotensi menimbulkan konflik kepentingan.

Ronaldo sendiri masih terikat kontrak bersama Al Nassr hingga 2027. Meski berkarier di luar Eropa, dia tetap terbukti gacor. Selama tiga tahun memperkuat Al Nassr, Ronaldo mencetak total 121 gol dari 136 penampilan.

Namun, Ronaldo belum sekalipun meraih gelar juara Liga Arab Saudi. Untuk musim 2025-2026 yang sedang berjalan, eks pilar Real Madrid itu punya peluang besar untuk menyudahi penantian panjang akan titel liga domestik.

Al Nassr saat ini memimpin klasemen usai mengumpulkan 58 poin dalam 23 pertandingan. Mereka unggul dua angka atas Al Ahli selaku rival terdekat. Adapun juara musim lalu, Al Ittihad, mengantongi 39 poin.

Kehadiran Ronaldo dalam Bisnis Sepak Bola

Dengan kepemilikan sahamnya di UD Almeria, Ronaldo tidak hanya menjadi pemain hebat, tetapi juga seorang pengusaha yang sukses. Investasi ini menunjukkan bahwa ia ingin berkontribusi lebih jauh dalam dunia sepak bola, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Meski tidak bisa bermain untuk klub yang ia miliki, Ronaldo tetap bisa memberikan dukungan melalui perusahaan dan strategi bisnis. Ini menunjukkan bahwa ia mampu menjaga keseimbangan antara karier olahraga dan bisnis.

Dengan pengalaman serta sumber daya yang dimiliki, Ronaldo diyakini dapat membawa UD Almeria menuju pertumbuhan yang lebih pesat. Klub ini akan memiliki kesempatan untuk berkembang, terutama jika didukung oleh visi dan strategi Ronaldo.


Pos terkait