Pemkab Bogor Siap Dukung Program Makan Bergizi Gratis
Pemerintah Kabupaten Bogor menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah menargetkan pembangunan sebanyak 700 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar program ini dapat mencapai banyak penerima manfaat.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan pengawasan ketat terhadap kualitas menu yang disajikan di setiap SPPG. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa semua dapur penyedia makanan bergizi memiliki standar yang sama dan sesuai dengan tujuan dari program MBG, yaitu meningkatkan kesehatan dan kualitas pendidikan anak bangsa melalui gizi yang cukup.
“Kami berkomitmen TNI, Polri bersama Pemkab Bogor setelah Hari Raya Idul Fitri pada saat proses belajar mengajar sudah dimulai aktif kembali, kami akan melakukan pemantauan ketat ke seluruh SPPG yang ada di Kabupaten Bogor,” ujarnya, Selasa (3/2/2026).
Kualitas Menu yang Harus Terjaga
Rudy Susmanto menekankan pentingnya menjaga kualitas setiap menu yang disajikan di SPPG. Menurutnya, program negara ini perlu dikawal dengan baik agar tujuan utamanya dapat tercapai. Ia menilai bahwa SPPG yang telah berjalan baik dan optimal dapat menjadi contoh bagi dapur-dapur lain agar bisa meniru standarisasi yang sama.
Ia juga menyebutkan bahwa SPPG yang dinilai kurang optimal akan dievaluasi dan dibina agar dapat meningkatkan kinerjanya. “SPPG yang dinilai ada tanda kutip ada suatu hal yang kurang tepat maka kami akan ajak berkunjung beberapa SPPG percontohan yang ada supaya standarisasinya semua bisa sama,” katanya.
Target 700 SPPG untuk Cakupan Lebih Luas
Dalam upaya memperluas cakupan program MBG, Pemkab Bogor menetapkan target sebanyak 700 SPPG yang harus terbangun. Dengan jumlah ini, diharapkan lebih banyak anak-anak di Kabupaten Bogor dapat menikmati makanan bergizi secara gratis.
Pemkab Bogor juga berencana untuk memberikan dukungan penuh kepada para pengelola SPPG agar mereka dapat menjalankan tugasnya dengan baik. Termasuk dalam hal pengadaan bahan baku, pelatihan, dan pengawasan terhadap proses pemasakan serta penyajian makanan.
Peran TNI dan Polri dalam Pengawasan
Selain kerja sama dengan instansi pemerintah, Bupati Rudy Susmanto juga menegaskan keterlibatan TNI dan Polri dalam pengawasan program MBG. Kehadiran aparat keamanan diharapkan dapat memastikan bahwa semua SPPG beroperasi dengan baik dan tidak ada indikasi penyimpangan atau penyalahgunaan dana.
Dalam beberapa waktu ke depan, pihaknya akan melakukan inspeksi rutin ke berbagai SPPG yang ada di wilayah Kabupaten Bogor. Inspeksi ini akan dilakukan secara berkala untuk memastikan bahwa kualitas layanan tetap terjaga dan sesuai dengan standar yang ditetapkan.
Langkah-Langkah yang Dilakukan Pemkab Bogor
Beberapa langkah yang akan diambil oleh Pemkab Bogor antara lain:
- Pemantauan ketat terhadap kualitas menu di setiap SPPG
- Evaluasi dan pembinaan terhadap SPPG yang belum optimal
- Pembentukan SPPG percontohan sebagai acuan bagi dapur lain
- Pelibatan TNI dan Polri dalam pengawasan program
- Pelatihan bagi pengelola SPPG untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas layanan
Dengan langkah-langkah ini, diharapkan program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat, khususnya anak-anak di Kabupaten Bogor.





