Pemkab Jombang Rayakan Penghargaan Pengelolaan Sampah
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang merayakan keberhasilannya dalam mendapatkan penghargaan kinerja pengelolaan sampah tahun 2025 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI. Perayaan ini dilaksanakan pada momen Ramadan 2026, yang menandai pencapaian luar biasa dalam pengelolaan sampah di wilayah tersebut.
Dalam evaluasi nasional tersebut, Jombang berhasil menempati peringkat 16 terbaik nasional dari 35 daerah penerima sertifikat penghargaan menuju Kota/Kabupaten Bersih dengan nilai capaian sebesar 65,47 persen. Penilaian dilakukan berdasarkan performa sistem pengelolaan sampah, kebijakan anggaran, serta kesiapan infrastruktur sepanjang tahun 2025.
Bupati Jombang, Warsubi, menyampaikan rasa syukur atas penghargaan ini. Ia mengatakan bahwa penghargaan ini adalah bukti nyata sinergi antara semua pihak. “Saya menyampaikan matur nuwun sanget kepada para kader lingkungan, tenaga kebersihan, serta seluruh masyarakat yang telah mendukung pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir,” ujarnya.
Momentum tasyakuran semakin haru ketika Bupati Warsubi mengumumkan hadiah ibadah umrah bagi petugas kebersihan. Sebagai bentuk apresiasi, lima anggota Satgas Penanganan, Pengelolaan, dan TPA Sampah yang dikenal masyarakat sebagai Pasukan Kuning Jombang akan diberangkatkan umrah melalui mekanisme undian.
Pengundian teknis diserahkan kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dari total 459 anggota satgas di lingkup DLH Jombang. “Keringat dan dedikasi panjenengan semua adalah kunci di balik bersihnya Jombang. Hadiah umrah ini adalah bentuk rasa syukur dan apresiasi kami atas kerja keras para pahlawan kebersihan,” tambah Warsubi, yang disambut tepuk tangan meriah.
Program Indonesia ASRI untuk Penguatan Tata Kelola Sampah
Dalam kesempatan itu, Bupati Warsubi juga menyosialisasikan Surat Edaran Program Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) sebagai langkah penguatan tata kelola sampah berbasis ekonomi sirkular di Kabupaten Jombang. Kebijakan tersebut mewajibkan seluruh instansi pemerintahan dan satuan pendidikan melaksanakan gerakan bersih sampah (kurve) rutin setiap Selasa dan Jumat.
Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah secara berkelanjutan. Dengan menerapkan prinsip ekonomi sirkular, Jombang berkomitmen untuk mengurangi limbah dan memaksimalkan manfaat dari sampah yang ada.
Acara Tasyakuran yang Penuh Makna
Acara tasyakuran turut diisi oleh siraman rohani oleh KH Nur Hadi atau yang akrab disapa Mbah Bolong, dilanjutkan doa bersama dan prosesi potong tumpeng sebagai simbol rasa syukur. Acara ini tidak hanya menjadi momen kebanggaan bagi masyarakat Jombang, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Jombang, Salmanudin beserta istri, Ketua TP PKK Jombang Yuliati Nugrahani Warsubi, Forkopimda, Sekretaris Daerah, staf ahli, asisten, kepala perangkat daerah, serta pimpinan instansi vertikal.





