Pemkab Mitra dan Polres Bahas Persiapan Pengamanan Lebaran 2026

Img 20220426 Wa0106 1
Img 20220426 Wa0106 1

Rapat Koordinasi Lintas Sektor untuk Persiapan Pengamanan Idul Fitri 2026

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Tenggara (Mitra) bersama Polres Mitra menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) lintas sektoral, pada Senin 2 Maret 2026. Acara ini digelar di aula Komando Polres Mitra. Jarak antara Kantor Bupati Minahasa Tenggara dengan Polres Mitra sekitar 2 kilometer dan dapat ditempuh dalam waktu kurang lebih 3 menit dengan kendaraan bermotor.

Rapat tersebut bertujuan untuk mematangkan persiapan pengamanan hari raya Idul Fitri 1147 H tahun 2026. Wakil Bupati (Wabup) Mitra, Fredy Tuda memberikan dukungan penuh terhadap langkah-langkah pengamanan yang akan dimulai pada pertengahan Maret 2026. Kapolres Mitra, AKBP Handoko Sanjaya menekankan bahwa pengecekan sarana prasarana serta pemetaan titik rawan kemacetan dan gangguan Kamtibmas telah dilakukan sejak dini.

“Keberhasilan pengamanan Idul Fitri adalah tanggung jawab bersama,” kata Handoko. “Sinergisitas antar-stakeholder adalah kunci utama agar masyarakat dapat merayakan hari raya dengan aman dan kondusif,” ujarnya.

Sementara itu, Wabup Fredy Tuda menekankan tiga poin krusial dalam menyambut dinamika mobilitas masyarakat yang tinggi. Berikut beberapa poin penting yang disampaikan:

  • Sinergitas tanpa sekat berupa koordinasi melekat antara dinas terkait dengan Polres Mitra.
  • Stabilitas Pangan dengan menginstruksikan kepada instansi terkait untuk memantau ketersediaan bahan pokok dan harga pasar.
  • Semangat toleransi dengan menjaga suasana kondusif sebagai bentuk penghormatan terhadap keragaman di Mitra.

“Kami siap mendukung penuh, baik secara personil maupun sarana prasarana, demi suksesnya pengamanan Idul Fitri 2026,” ujar Tuda.

Rakor ini turut dihadiri oleh Ketua DPRD Mitra Sophia Antou, Asisten Pemerintahan dan Kesra Jani Rolos, pejabat utama Polres Mitra, Dinas PUPR, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Perhubungan, Dinas Ketahanan Pangan serta Pol PP.

Dalam rapat tersebut, seluruh peserta sepakat bahwa persiapan pengamanan harus dilakukan secara komprehensif. Hal ini mencakup tidak hanya keamanan tetapi juga kenyamanan masyarakat dalam merayakan Idul Fitri. Penyusunan rencana pengamanan juga melibatkan berbagai pihak seperti pemerintah daerah, aparat kepolisian, dan instansi terkait lainnya.

Selain itu, para peserta rapat juga membahas tentang pengaturan lalu lintas, ketersediaan layanan kesehatan, dan pengelolaan sampah serta kebersihan lingkungan. Semua aspek ini menjadi bagian dari upaya memastikan perayaan Idul Fitri berjalan lancar dan aman bagi seluruh masyarakat.

Dengan adanya rakor ini, diharapkan bisa menjadi awal dari kerja sama yang lebih baik antara pemerintah daerah dan aparat kepolisian dalam menghadapi perayaan besar seperti Idul Fitri. Dengan begitu, masyarakat akan merasa nyaman dan aman saat berkumpul dengan keluarga dan teman-teman di hari raya.

Pos terkait