Penyerahan Jaringan Irigasi untuk Meningkatkan Produktivitas Pertanian di Kabupaten Ngada
Pemerintah Kabupaten Ngada kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pertanian dengan menyerahkan paket pekerjaan jaringan irigasi Program Optimasi Lahan Non Rawa (OPLAH) kepada Kelompok P3A Soafuti di Desa Pape, Kecamatan Bajawa. Penyerahan dilakukan pada Senin (2/3/2026) dan menjadi bagian dari upaya meningkatkan produktivitas pertanian serta kesejahteraan petani di daerah tersebut.
Kegiatan serah terima berlangsung di Desa Pape dan dihadiri oleh Asisten II Setda Ngada, Dr. Nicolaus Noywuli, yang mewakili Bupati Ngada. Acara ini menandai awal pelaksanaan program OPLAH Tahun 2025, yang merupakan strategi pemerintah dalam memaksimalkan penggunaan lahan sawah non rawa yang belum dimanfaatkan secara optimal.
Program OPLAH dirancang untuk mendukung peningkatan produksi pangan, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta mendorong tercapainya swasembada pangan berkelanjutan. Pembangunan jaringan irigasi ini didanai melalui anggaran APBN Tahun 2025.
Secara keseluruhan, sasaran kegiatan OPLAH tersebar di lima kecamatan dengan melibatkan 33 kelompok tani. Total panjang saluran irigasi yang dibangun mencapai 12,9 kilometer, sesuai dengan kondisi sumber air di setiap lokasi.
Khusus untuk Kelompok P3A Soafuti di Desa Pape, pembangunan saluran irigasi tersier telah direalisasikan sepanjang 625 meter dengan dukungan anggaran sebesar Rp184 juta. Infrastruktur ini melayani lahan pertanian seluas kurang lebih 40 hektare dengan jumlah anggota kelompok sebanyak 145 orang.
Pelaksanaan pembangunan dilakukan melalui pola swakelola oleh kelompok tani penerima manfaat. Pola ini mengedepankan prinsip partisipatif serta mendorong kemandirian petani dalam mengelola sarana dan prasarana pertanian.
Dalam sambutannya, Asisten II Setda Ngada menegaskan bahwa pembangunan jaringan irigasi bukan sekadar proyek fisik, melainkan investasi jangka panjang bagi sektor pertanian. Menurutnya, keberadaan irigasi akan meningkatkan produktivitas, memperluas areal tanam, menaikkan indeks pertanaman, serta berdampak langsung pada peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani.
Pemerintah Kabupaten Ngada berharap seluruh anggota P3A dan kelompok tani dapat menjaga serta mengelola jaringan irigasi tersebut secara bertanggung jawab agar manfaatnya dirasakan secara berkelanjutan.
Serah terima ditandai dengan penyerahan dokumen pekerjaan dan peninjauan langsung saluran irigasi oleh Asisten II Setda Ngada bersama anggota P3A Soafuti.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Kelompok P3A Soafuti menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Ngada atas dukungan yang diberikan kepada petani. Ia menyebutkan bahwa perhatian pemerintah tidak hanya melalui pembangunan irigasi, tetapi juga bantuan pupuk, pendampingan penyuluh, serta berbagai program pertanian lainnya.
Bagi para petani, kehadiran jaringan irigasi ini melengkapi berbagai intervensi yang telah dirasakan sebelumnya. Mereka berharap sinergi antara pemerintah daerah dan kelompok tani terus terjaga sehingga sektor pertanian di Kabupaten Ngada semakin kuat, mandiri, dan mampu menjadi penopang utama ketahanan pangan daerah.





