Pemkab Subang Dukung Pembangunan Tol Cipali–Patimban, Target Selesai 2027

Aa1xlnou 1
Aa1xlnou 1

jabar.
, SUBANG – Pemerintah Kabupaten Subang menunjukkan dukungan penuh terhadap proyek pembangunan akses Tol Cipali–Patimban yang diharapkan selesai pada tahun 2027. Proyek ini dinilai mampu meningkatkan konektivitas wilayah dan menjadi daya tarik investasi baru di Kabupaten Subang.

Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita, menyampaikan bahwa pemerintah daerah secara prinsip mendukung proyek strategis tersebut. Ia menegaskan bahwa target penyelesaian proyek akses Tol Cipali–Patimban pada tahun 2027 harus segera terealisasi.

“Kita dukung. Pemda mendukung apa yang diinginkan, target 2027 proyek akses Tol Cipali–Patimban harus sudah selesai,” ujarnya dalam pernyataannya, Senin (2/3).

Menurut Reynaldy, rampungnya akses tol tersebut diharapkan memberikan efek berganda bagi pertumbuhan ekonomi daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan adanya akses tol yang memadai, mobilitas barang dan orang akan lebih lancar, sehingga berdampak positif terhadap sektor bisnis dan industri.

Dukungan terhadap Optimalisasi Pelabuhan Patimban

Reynaldy menilai bahwa optimalisasi Pelabuhan Patimban perlu didukung dengan konektivitas yang terintegrasi. Ia menekankan bahwa pelabuhan tersebut harus saling terhubung dengan kawasan pengembangan di sekitarnya, seperti Subang Smartpolitan dan Wahana Patimban.

Pemerintah daerah, lanjutnya, akan membuka ruang koordinasi lebih lanjut guna memastikan seluruh proses pembangunan berjalan sesuai ketentuan serta mengedepankan prinsip kolaboratif. Dengan kerja sama yang baik antara pihak swasta dan pemerintah, diharapkan proyek dapat berjalan lebih efisien dan efektif.

Target Rampung Kuartal II 2027

Awalnya, proyek akses Tol Cipali–Patimban ditargetkan rampung pada 2026. Namun, berdasarkan perkembangan terbaru, penyelesaiannya diperkirakan selesai pada April 2027 atau kuartal II tahun 2027.

Direktur Utama PT Jasamarga Akses Patimban (JAP), Victor Nazarenko Mahandre, menyampaikan bahwa mulai 2025 proyek tersebut memasuki masa konsesi selama 50 tahun ke depan. Ia juga menjelaskan bahwa hingga saat ini dana sebesar Rp1,5 triliun yang digunakan untuk pembebasan lahan oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) bukan berasal dari pemerintah.

Akses Tol Patimban ruas Utara–Selatan akan menghubungkan Jalan Tol Cipali dengan Pelabuhan Patimban melalui jalur sepanjang kurang lebih 37 kilometer. Proyek tersebut ditargetkan selesai bersamaan dengan rampungnya paket pekerjaan yang menjadi tanggung jawab pemerintah, sehingga diharapkan dapat memperkuat sistem logistik nasional dan mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah Jawa Barat, khususnya Kabupaten Subang.

Pos terkait