Pemkot Bogor Ambil Alih Perbaikan Jalan Nasional, Ancam Keselamatan Pengendara

Aa1xixmw 1
Aa1xixmw 1

Pemkot Bogor Perbaiki Lubang di Jalan Raya Pajajaran

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) melakukan perbaikan terhadap lubang di Jalan Raya Pajajaran, tepatnya di depan RM Gurih 7, pada Sabtu (28/2/2026) malam. Meski jalan ini berstatus sebagai jalannasional, Pemkot Bogor memutuskan untuk segera melakukan penambalan demi menjamin keselamatan pengendara, mengingat tingginya volume kendaraan yang melewati jalur utama tersebut.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyampaikan bahwa langkah ini diambil setelah menerima banyak aduan dari masyarakat mengenai kejadian pengendara yang terjatuh akibat lubang di jalur cepat tersebut. Dia menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin menunggu proses birokrasi yang terlalu lama jika menyangkut keselamatan warga.

“Kita mendapatkan pengaduan dari masyarakat karena sudah terjadi beberapa kejadian warga yang terjatuh. Kita putuskan untuk memperbaiki beberapa lubang. Meskipun ini berstatus Jalan Nasional maupun Jalan Provinsi, kita minta izin untuk intervensi semampu Pemerintah Daerah,” ujar Dedie saat meninjau lokasi, Sabtu malam.

Izin Diperoleh dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN)

Meskipun melakukan perbaikan di jalan yang bukan kewenangannya, Dedie memastikan secara administrasi pihaknya telah bersurat dan berkoordinasi dengan PPK 52 BBPJN. Langkah ini murni merupakan bentuk perbantuan agar mobilitas masyarakat dari arah Cibinong menuju Ciawi tidak terhambat.

“Kita sudah berkoordinasi. Langkah ini semata-mata dilakukan untuk memastikan keselamatan masyarakat yang melintas. Tidak ada teguran atau larangan, selama ada koordinasi tentu mereka mengizinkan,” kata dia.

Teknis Perbaikan Menggunakan Sistem Keruk

Kepala Dinas PUPR Kota Bogor, Juniarti Estiningsih, menjelaskan bahwa perbaikan kali ini tidak hanya sekadar menumpuk aspal. Untuk menghindari masalah elevasi atau jalan bergelombang, aspal lama harus dikeruk terlebih dahulu sebelum dilapisi aspal hotmix baru.

Pengerjaan di titik Pajajaran ini mencakup dua segmen utama, yakni luasan 30 x 6 meter dan 2,5 x 11 meter. “Kalau kondisinya sudah parah, otomatis tidak bisa sekadar di-layer (dilapisi) lagi, tapi aspal lamanya harus dikeruk dulu. Setelah dikeruk, baru diaspal ulang agar jalannya rata dan tidak sekadar ditumpuk,” kata Estiningsih.

Persiapan Jalur Mudik dan Target Jalan Mantap 100 Persen

Esti mengatakan bahwa perbaikan ini juga menjadi bagian dari persiapan menyambut arus mudik yang diprediksi mulai ramai dalam dua pekan ke depan. Dinas PUPR mencatat saat ini kondisi jalan di bawah wewenang Kota Bogor sudah mencapai 93 persen dengan target rampung sepenuhnya pada Mei 2026.

“Target kita sampai bulan Mei nanti, insyaallah kondisi jalan sudah mantap seluruhnya. Kami juga memohon kepada masyarakat, apabila menemui jalan berlubang di lingkup area Kota Bogor, mohon segera diinformasikan melalui aplikasi Si Badra,” kata Estiningsih.

Pos terkait