Pemkot Tasikmalaya Batal Bersama Warga di Taman Kota

Stock Photo Tasikmalaya Indonesia April Landmark Of Tasikmalaya Is A Located At Tasikmalaya City 1301251009 1
Stock Photo Tasikmalaya Indonesia April Landmark Of Tasikmalaya Is A Located At Tasikmalaya City 1301251009 1

Kehadiran Wali Kota Tasikmalaya di Taman Kota Saat Ramadan 2026

Suasana sore di kawasan Taman Kota Tasikmalaya, Minggu (1/3/2026), terasa berbeda. Di tengah keriuhan warga yang menanti azan Magrib, hadir sosok Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, yang turun langsung ke jalan. Bukan untuk urusan birokrasi kaku, melainkan untuk berbagi kehangatan lewat sebungkus takjil.

Melalui aksi bertajuk “Ngabatalan: Ngabagikeun Takjil di Jalan”, Viman bersama para stakeholder Pemerintah Kota Tasikmalaya menyapa akrab warga yang melintas. Tanpa sekat, sang Wali Kota tampak berbincang santai dengan pengendara motor, pejalan kaki, hingga keluarga yang sedang asyik ngabuburit di pusat kota.

Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas seremonial. Bagi Viman, “Ngabatalan” adalah simbol kepedulian dan kebersamaan antara pemimpin dan rakyatnya di bulan yang penuh berkah. Ia menjelaskan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengajak seluruh elemen di Pemkot Tasikmalaya untuk terjun langsung, merasakan denyut kehidupan masyarakat, dan berbagi sedikit kebahagiaan di bulan Ramadan ini.

“Kami ingin mengajak seluruh elemen di Pemkot Tasikmalaya untuk terjun langsung, merasakan denyut kehidupan masyarakat, dan berbagi sedikit kebahagiaan di bulan Ramadan ini,” ujar Viman Alfarizi di sela-sela kegiatannya.

Ia menambahkan bahwa momentum ini diharapkan mampu memantik semangat sauyuban (kebersamaan) dan kepedulian sosial yang lebih luas di tengah masyarakat Kota Resik. Tidak hanya soal makanan untuk membatalkan puasa, tetapi juga soal mempererat tali silaturahmi yang mungkin sempat renggang karena kesibukan sehari-hari.

Pemerintah Kota Tasikmalaya pun menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program yang humanis. Di mata warga, kehadiran para pejabat publik di trotoar jalan ini menjadi oase yang menyejukkan, membuktikan bahwa pelayanan dan kebersamaan bisa hadir dalam bentuk sesederhana sapaan hangat dan paket takjil.

Berbagai Aspek Kegiatan “Ngabatalan”

  • Partisipasi Masyarakat

    Kegiatan ini tidak hanya dihadiri oleh Wali Kota dan staf pemerintah, tetapi juga banyak warga yang antusias mengikuti acara. Mereka terlihat senang menerima takjil dan berbincang dengan para pejabat. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat sangat mendukung inisiatif seperti ini.

  • Interaksi Langsung dengan Warga

    Viman Alfarizi dan timnya berkeliling kota, berdialog dengan warga, dan memberikan dukungan moral serta bantuan material. Interaksi ini tidak hanya sekadar formalitas, tetapi benar-benar mencerminkan kepedulian dan kehadiran nyata dari pemerintah.

  • Membangun Hubungan yang Lebih Erat

    Dengan kegiatan ini, diharapkan dapat membangun hubungan yang lebih baik antara pemerintah dan masyarakat. Ini juga menjadi ajang untuk mengetahui keluhan dan harapan warga secara langsung.

  • Peningkatan Kebersamaan

    Momentum Ramadan menjadi kesempatan yang tepat untuk memperkuat ikatan kebersamaan. Kegiatan seperti ini membantu mendorong rasa persaudaraan dan saling mendukung di tengah kesibukan sehari-hari.

Komentar dari Warga

Warga setempat sangat mengapresiasi kehadiran Wali Kota dan timnya. Mereka merasa diperhatikan dan dihargai. Beberapa dari mereka bahkan menyampaikan terima kasih atas kepedulian yang ditunjukkan oleh pemerintah.



Gambar yang menampilkan Wali Kota Tasikmalaya sedang berbincang dengan warga di Taman Kota.



Foto yang menunjukkan para staf pemerintah sedang membagikan takjil kepada warga.

Kesimpulan

Momentum Ramadan 2026 ini pun menjadi bukti bahwa di Tasikmalaya, kebahagiaan itu sederhana: berbagi rasa, berbagi berkah, dan menjaga sapa. Kehadiran Wali Kota dan timnya di tengah masyarakat menunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya fokus pada kebijakan, tetapi juga pada keberlanjutan hubungan yang harmonis dengan rakyat.

Pos terkait