Pemuda 20 Tahun Bawa 59,8 Kg Sabu dalam Kemasan Teh, Kabur Hingga Tabrak Jembatan

Capture 2020 03 26 22.35.45 1
Capture 2020 03 26 22.35.45 1

Penangkapan Narkotika dengan Berat 59,85 Kilogram di Kalimantan Barat

Petugas kepolisian Polres Sintang, Kalimantan Barat berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu yang beratnya mencapai 59,85 kilogram. Barang bukti tersebut diamankan dari bagasi mobil pelaku saat penangkapan yang terjadi pada Minggu, 1 Maret 2026.

Sabu yang diamankan masih dalam kondisi tersegel rapi dengan jumlah total 57 paket, masing-masing paket seberat satu kilogram. Setiap paket terbungkus dalam kemasan teh. Kapolres Sintang, Sanny Handityo menjelaskan bahwa barang haram ini ditemukan saat petugas melakukan penggeledahan terhadap bagasi mobil yang dikemudikan oleh tersangka WS alias T, seorang pemuda berusia 20 tahun asal Badau, Kabupaten Kapuas Hulu.

Di dalam bagasi, ditemukan tiga karung berisi tas ransel warna hijau, masing-masing tas memuat 19 paket sabu. Total keseluruhan berjumlah 57 paket dengan berat bruto 59.850 gram. Kapolres menyampaikan bahwa barang tersebut masih tersegel, dipres padat, dan masing-masing paket seberat satu kilogram. Bungkusnya menggunakan kemasan teh merek Guan Yin Wang.

Strategi Penyamaran Narkotika

Sabu tersebut disamarkan menggunakan plastik daun teh bermerek yang menyerupai produk asal China. Secara kasat mata, kemasan tampak seperti teh impor, namun isinya adalah narkotika jenis sabu. Untuk memastikan asal-usulnya, tentu perlu koordinasi dengan banyak pihak, kata Kapolres.

Dalam pengembangan kasus, kepolisian akan berkoordinasi dengan berbagai instansi, termasuk Bea Cukai Badau, guna menelusuri jalur masuk narkotika tersebut ke wilayah Kalimantan Barat. Pihak kepolisian akan teliti dari mana barang ini masuk, kapan masuknya, dan apakah benar berasal dari luar negeri. Termasuk upaya pencegahan agar tidak tersebar di wilayah Kalbar, tegas Kapolres.

Kasus Terungkap Berkat Informasi Masyarakat

Kasus ini terungkap berkat informasi masyarakat terkait pengiriman narkotika dari Kecamatan Badau, Kabupaten Kapuas Hulu menuju Kabupaten Sintang. Petugas kemudian melakukan penyelidikan dan pembuntutan terhadap mobil Toyota Calya abu-abu metalik bernomor polisi KB 1310 FD.

Saat dibuntuti, sopir diduga panik dan mencoba melarikan diri hingga menabrak jembatan di Jalan Dara Juanti, Kelurahan Ulak Jaya, Kecamatan Sintang. Dalam kejadian itu, satu penumpang langsung kabur masuk ke hutan dan berhasil meloloskan diri.

Polisi menduga sabu tersebut hanya melintas di Sintang sebagai jalur transit, namun penyidik masih mendalami kemungkinan adanya barang yang sempat diturunkan di wilayah tersebut. Yang pasti barang ini nyata, dan belum tentu hanya ini saja. Pengembangan akan terus kami lakukan, tutup Kapolres.

Teknik Penyelundupan yang Rumit

Penyelundupan narkotika ini menunjukkan tingkat kerumitan yang tinggi. Penggunaan kemasan teh sebagai penutup untuk menyembunyikan narkotika menunjukkan strategi yang canggih dan harus diwaspadai oleh aparat keamanan. Selain itu, peran masyarakat dalam memberikan informasi sangat penting dalam mengungkap kejahatan ini.

Kepolisian juga menunjukkan komitmennya untuk terus mengembangkan kasus ini dan bekerja sama dengan instansi lain untuk memastikan bahwa tidak ada narkotika yang masuk ke wilayah Kalimantan Barat. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan dapat mengurangi penyebaran narkoba di wilayah tersebut.


Pos terkait