Pencuri Motor Akui Hubungan dengan Kasat Narkoba Polda Metro Diburu Polsek Kramatjati

296198 07593529042023 Whatsapp Image 2023 04 29 At 18.12.30
296198 07593529042023 Whatsapp Image 2023 04 29 At 18.12.30

Modus Penipuan Aparat Gadungan di Jakarta Timur

Polsek Kramat Jati sedang melakukan penyelidikan terhadap seorang pelaku pencurian sepeda motor dengan modus mengaku sebagai anggota polisi. Pelaku diduga membawa kabur kendaraan milik korban setelah berpura-pura melakukan operasi narkoba.

Peristiwa ini bermula saat korban, yang dikenal dengan inisial A, berada di Terminal Pinang Ranti dan dihampiri oleh seorang pria berpakaian serba hitam dengan rambut setengah pelontos. Pelaku mengaku sebagai Kasat Narkoba Polda Metro Jaya yang sedang menangkap pelaku narkoba. Korban dijanjikan uang ongkos ojek sebesar Rp 300 ribu.

Korban yang tergiur imbalan kemudian mengantar pelaku menuju Polsek Makasar untuk alasan koordinasi. Setelah itu, pelaku kembali meminta korban mengantarnya ke kawasan Gang Langgar, Kramat Jati, Jakarta Timur. Setibanya di Jalan Langgar RT 04/10, Kelurahan Kramatjati, Kecamatan Kramatjati, pelaku meminjam sepeda motor korban dengan dalih hendak menangkap tersangka narkoba.

Tanpa rasa curiga, korban menyerahkan motornya. Namun, pelaku tidak kunjung kembali. Setelah menunggu berjam-jam, korban baru menyadari bahwa dirinya telah menjadi korban penipuan dengan modus hipnotis dan pencurian.

Proses Penyelidikan yang Dilakukan

Kanit Reskrim Polsek Kramat Jati, AKP Fadoli, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari korban pada Sabtu (28/2/2026). Saat ini, dua saksi telah diperiksa dan rekaman CCTV juga sudah diamankan. Kasus ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.

Aksi pelaku sebelumnya sempat viral di media sosial. Dalam rekaman yang beredar, pelaku juga sempat berhenti di SPBU Jalan Pusdiklat Depnaker, Kecamatan Makasar. Saat itu, seorang petugas SPBU curiga melihat pelaku tengah menginterogasi korban di area parkir.

Security SPBU, Agus Sunarya, mengaku sempat menanyakan situasi tersebut. Pelaku kembali mengklaim dirinya sebagai Kasat Narkoba dari Polda Metro Jaya. “Kami langsung koordinasi dengan atasan dan pihak setempat,” kata Agus.

Imbauan dari Polisi

Polisi mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada orang yang mengaku sebagai aparat tanpa identitas resmi. Jika menemukan situasi mencurigakan, warga diminta segera menghubungi kantor polisi terdekat.

Modus penipuan ini menunjukkan betapa pentingnya kesadaran masyarakat terhadap tindakan ilegal yang dilakukan oleh orang-orang yang berpura-pura sebagai aparat. Dengan meningkatkan kewaspadaan, masyarakat dapat membantu pihak berwajib dalam mengungkap kasus-kasus seperti ini.

Langkah-Langkah yang Diambil oleh Petugas

Selain memeriksa saksi dan mengamankan CCTV, petugas juga sedang melakukan penyelidikan terhadap kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat dalam aksi ini. Selain itu, petugas juga akan melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan tidak ada kejadian serupa terulang.

Dalam upaya menghindari penipuan, masyarakat disarankan untuk selalu memverifikasi identitas siapa pun yang mengaku sebagai aparat. Hal ini bisa dilakukan dengan memperlihatkan surat tugas atau kartu identitas resmi yang dikeluarkan oleh institusi yang sah.




Pos terkait