Pendaftaran Program Kelas Beasiswa PT Timah Tbk di SMAN 1 Pemali Dibuka
Pendaftaran Program Kelas Beasiswa yang digagas oleh PT Timah Tbk di SMAN 1 Pemali untuk Tahun Ajaran 2026/2027 resmi dibuka hari ini, Senin (2/3/2026). Bagi para pelajar yang tertarik untuk mendaftar, mereka dapat mengakses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Program Kelas Beasiswa PT Timah (Persero) Tbk Tahun Ajaran 2026/2027 melalui laman https://spmb2026.beasiswatimah.com.
Program Kelas Beasiswa PT Timah pada SMAN 1 Pemali merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di wilayah operasionalnya, yaitu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Provinsi Kepulauan Riau, dan Provinsi Kepulauan Riau. Beasiswa ini diperuntukkan bagi pelajar berprestasi yang berasal dari keluarga berpenghasilan rendah. Tahun ini, sebanyak 36 siswa akan diterima dalam program ini.
Para peserta yang ingin mendaftar akan mengikuti rangkaian seleksi yang mencakup beberapa tahapan seperti:
- Seleksi administrasi
- Survei lapangan
- Tes potensi akademik
- Psikotes
- Wawancara
- Analisa psikologi klinis
- Validasi dokumen
- Tes kesehatan
Corporate Secretary PT Timah (Persero) Tbk, Ruddy Nursalam menyampaikan bahwa proses pendaftaran akan berlangsung dari tanggal 2 Maret hingga 10 April 2026. Proses seleksi ini bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan SMAN 1 Pemali.
“Melalui Program Kelas Beasiswa ini, PT Timah berharap dapat terus berkontribusi dalam mencetak generasi unggul yang mampu bersaing secara nasional maupun global menuju Indonesia Emas 2025,” kata Anggi.
Kepala Sekolah SMAN 1 Pemali, Eflina menjelaskan bahwa ada beberapa persyaratan penting yang harus dipenuhi oleh calon peserta didik yang ingin mengikuti seleksi Kelas Beasiswa PT Timah. Dari sisi akademik, calon peserta wajib memiliki nilai rapor minimal 75 untuk beberapa mata pelajaran tertentu yang telah ditetapkan panitia. Selain itu, peserta juga harus mempersiapkan diri menghadapi tahapan seleksi berupa psikotes dan tes potensi akademik.
“Persiapan akademik tentu penting, tetapi yang tidak kalah penting adalah kesiapan emosional dan psikis mereka. Boarding school berbeda dengan sekolah reguler, apalagi anak-anak ini berasal dari berbagai daerah dan harus tinggal di asrama,” jelasnya.
Aspek kesehatan fisik juga menjadi perhatian dalam proses seleksi, mengingat siswa akan menjalani aktivitas belajar dan pembinaan secara intensif di lingkungan asrama. Ia mengimbau para calon peserta didik untuk memiliki semangat belajar dan daya juang yang lebih tinggi dibandingkan siswa pada umumnya. Sebab, mereka akan merantau dan tinggal jauh dari orang tua.
“Mereka harus sudah punya gambaran masa depan sejak awal masuk. Mau melanjutkan ke mana, cita-citanya apa dan proses apa yang harus dilakukan selama sekolah. Itu penting sekali. Apalagi para pelajar dituntut lebih mandiri, disiplin dan memiliki perencanaan yang jelas terhadap masa depan mereka,” ucapnya.
Menurutnya, Program Kelas Beasiswa PT Timah telah memberikan dampak positif. Program yang dimulai sejak tahun 2000 silam ini telah melahirkan ratusan alumni yang saat ini sudah berkiprah di berbagai bidang. Ada yang bekerja di Kementerian, di bidang kesehatan, menjadi Insinyur dan berbagai profesi lainnya. Secara umum, banyak keberhasilan dari anak-anak didik asrama PT Timah ini.
Salah satu peserta didik Program Pemali Boarding School PT Timah, Naurah Ashira yang saat ini duduk di kelas XII mengatakan, bagi para calon pendaftar harus memanfaatkan kesempatan ini untuk bisa lulus seleksi.
“Manfaatkan kesempatan ini dengan baik-baik, nanti kalau sudah diterima di Pemali Boarding School manfaatkan kesempatan, gunakan waktu yang ada untuk belajar dan berprestasi. Karena kalian adalah orang-orang terpilih dan melalui banyak seleksi diantara banyaknya pendaftar lainnya,” katanya.





