Penjualan ORI029 Capai 57,9%, Minat Investor Ritel SBN Menurun

Aa1wdjbb 1
Aa1wdjbb 1



islamipedia.id.CO.ID – JAKARTA

Minat investor ritel terhadap Surat Berharga Negara (SBN) ritel masih menunjukkan kecenderungan rendah di awal tahun 2026. Hal ini terlihat dari realisasi penjualan Obligasi Negara Ritel (ORI) seri ORI029 yang belum mencapai target kuota yang ditetapkan oleh pemerintah.

Hingga penutupan masa penawarannya pada Kamis (19/02/2026), penjualan ORI029 belum memenuhi target kuota sebesar Rp 25 triliun. Data platform investasi PT Bibit Tumbuh Bersama (Bibit) menunjukkan bahwa total penawaran yang masuk hanya mencapai Rp 14,478 triliun. Dengan demikian, masih tersisa sekitar Rp 10,522 triliun dari kuota yang disediakan.

Secara keseluruhan, ORI029 baru terjual sekitar 57,9% dari target. Angka ini mengindikasikan respons yang relatif terbatas dari para investor ritel terhadap instrumen SBN ritel pertama di tahun ini.

Dari segi pembagian tenor, ORI029-T3 masih tersisa sekitar 26,78% atau setara dengan Rp 4,017 triliun, sedangkan ORI029-T6 masih tersisa 69,1% atau sebesar Rp 6,505 triliun. Data ini menunjukkan bahwa instrumen dengan tenor enam tahun memiliki tingkat serapan yang lebih rendah dibandingkan tenor tiga tahun.

ORI029 merupakan SBN ritel pertama yang diterbitkan oleh pemerintah melalui Kementerian Keuangan di tahun 2026. Instrumen ini menjadi salah satu andalan dalam pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) melalui partisipasi investor individu domestik.

Dari sisi imbal hasil, ORI029 menawarkan kupon yang kompetitif dengan skema bunga tetap (fixed rate). Untuk tenor tiga tahun, ORI029T3 menawarkan kupon sebesar 5,45% per tahun, sementara ORI029T6 dengan tenor enam tahun memberikan kupon lebih tinggi sebesar 5,80% per tahun. Kupon ini bersifat tetap dan dibayarkan setiap bulan, dengan pembayaran kupon pertama dilakukan pada 15 April 2026.

Instrumen ini dapat diperdagangkan di pasar sekunder setelah melewati masa minimum kepemilikan hingga kupon pertama, yakni mulai 16 April 2026. Dari sisi jatuh tempo, ORI029T3 akan jatuh tempo pada 15 Februari 2029, sedangkan ORI029T6 memiliki jatuh tempo pada 15 Februari 2032.

Pos terkait