Program Makan Bergizi Gratis Berjalan Lancar di Desa Sea
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berlangsung di Desa Sea, Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, berjalan dengan lancar tanpa mengalami kendala. Salah satu sekolah yang menjadi bagian dari program ini adalah SD Katolik St Thomas Aquino. Program ini diluncurkan sebagai inisiatif pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Tujuan utama dari program MBG adalah untuk menyediakan makanan bergizi gratis bagi kelompok rentan, termasuk siswa sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Dengan tujuan menekan angka malnutrisi dan stunting serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia.
Pelaksanaan Program di SD Katolik St Thomas Aquino
Kepala Sekolah SD Katolik St Thomas Aquino, Meity Kalesaran S.Pd, menjelaskan bahwa penyaluran MBG hingga saat ini berjalan lancar. “Sampai sekarang tidak ada kendala, baik dalam penyaluran maupun menu makanan,” ujarnya saat diwawancarai di lokasi sekolah, Selasa (3/3/2026) pagi.
Menu yang dibagikan pada hari ini terdiri dari nasi, telur, sayur, dan buah jeruk. Penyaluran makanan dimulai sejak pukul 07.00 Wita. Sebanyak 243 siswa di sekolah tersebut menerima manfaat dari program MBG. Program ini telah berjalan sejak September 2025 lalu di sekolah itu.
Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa penyaluran makanan kepada siswa sudah berlangsung. Para siswa tampak memanfaatkan waktu istirahat mereka. Banyak dari mereka melakukan aktivitas di luar ruangan kelas sebelum bel pelajaran berbunyi.
Di sekitar area sekolah juga terlihat sejumlah orang tua murid yang menunggu anak-anak mereka. Saat berita ini ditulis, kondisi cuaca di sekitar lokasi tampak mendung.
Manfaat dan Tujuan Program
Program MBG dirancang untuk memberikan akses makanan bergizi yang layak bagi masyarakat yang kurang mampu. Dengan menyediakan menu yang seimbang dan bernutrisi tinggi, program ini diharapkan dapat meningkatkan kesehatan dan pertumbuhan anak-anak, serta membantu mengurangi angka stunting.
Selain itu, program ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang dalam kehidupan sehari-hari. Melalui pendekatan ini, pemerintah berupaya menciptakan generasi yang lebih sehat dan berkualitas.
Lokasi dan Aksesibilitas
Desa Sea berjarak sekitar 7 kilometer dari pusat kota Manado dan 10 kilometer dari pelabuhan Manado. Lokasi ini membuat desa ini cukup jauh dari pusat kegiatan ekonomi dan sosial, sehingga program seperti MBG sangat penting untuk menjangkau masyarakat di daerah tersebut.
SD Katolik St Thomas Aquino, yang merupakan salah satu sekolah di Desa Sea Jaga III, menjadi contoh nyata dari keberhasilan program ini. Dengan adanya MBG, siswa-siswa di sekolah ini memiliki akses yang lebih baik terhadap makanan bergizi, yang berdampak positif pada kesehatan dan prestasi akademik mereka.
Tantangan dan Harapan
Meskipun program berjalan lancar, masih ada tantangan yang perlu diperhatikan, seperti pengelolaan logistik dan distribusi makanan yang merata. Namun, dengan komitmen dari pihak sekolah dan dukungan dari pemerintah, harapan besar diarahkan agar program ini dapat terus berjalan dan berkembang.
Dengan terus berjalannya program MBG, diharapkan masyarakat di Desa Sea dan sekitarnya dapat merasakan manfaat langsung dari kebijakan pemerintah yang berfokus pada kesejahteraan rakyat.





