Perayaan Cap Go Meh di Bogor Dimulai dengan Buka Puasa Bersama Anak Yatim di Vihara Dhanagun

Bogorfoto Detiknewsdetilcom
Bogorfoto Detiknewsdetilcom

Perayaan Bogor Street Festival Cap Go Meh 2026 Dimulai dengan Buka Puasa Bersama Anak Yatim

Perayaan Bogor Street Festival Cap Go Meh (BSF CGM) 2026 di Kota Bogor resmi dimulai pada hari ini, Minggu (1/3/2026). Rangkaian acara ini dimulai dengan buka puasa bersama ratusan anak yatim se-Kota Bogor yang digelar di Vihara Dhanagun, Kecamatan Bogor Tengah. Acara ini menjadi gong pembuka dari rangkaian kegiatan yang akan berlangsung hingga puncaknya pada tanggal 3 Maret 2026.

Puncak acara nantinya akan diisi dengan parade budaya yang dilaksanakan setelah salat tarawih. Selain itu, dalam rangkaian pertama acara ini juga dibuka bazar Ramadan disepanjang Jalan Suryakencana, yang menampilkan jajanan unik jadul atau stand tempo dulu. Acara buka puasa bersama ini telah berlangsung selama 11 tahun berturut-turut di Vihara Dhanagun dan menjadi komitmen yang sangat luar biasa.

Ketua Pelaksana CGM Arifin Himawan menyampaikan bahwa CGM 2026 memiliki perbedaan signifikan dibandingkan tahun lalu. Pada tahun 2025, acara tidak bertepatan dengan bulan suci Ramadan, sedangkan tahun ini berbarengan dengan bulan tersebut. Hal ini memengaruhi waktu pelaksanaan parade budaya yang dipersingkat. Panitia hanya mengundang sanggar-sanggar dari wilayah Kota Bogor saja, meskipun banyak peserta dari luar daerah yang ingin berpartisipasi.

Hadirnya Tokoh Penting dalam Acara Buka Puasa

Pantauan menunjukkan bahwa acara buka puasa digelar di lapangan Vihara Dhanagun. Ratusan anak yatim berkumpul sejak pukul 17.00 WIB. Tamu-tamu VIP juga hadir dalam acara ini, salah satunya adalah Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Republik Indonesia Bima Arya.

Bima Arya, yang juga pernah menjabat sebagai Wali Kota Bogor dari tahun 2014 hingga 2024, sering kali hadir dalam acara CGM. Ia mengapresiasi penyelenggaraan CGM 2026 yang dilaksanakan bersamaan dengan bulan suci Ramadan. Menurutnya, hal ini menjadi simbol pembelajaran bagi generasi muda untuk hidup bersama keberagaman.

“Jadi sangat spesial. Baik untuk mendidik anak-anak muda ini, sangat baik untuk edukasi kepada generasi muda makna kebersamaan dan keberagaman,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi buka puasa bersama sebagai bagian dari rangkaian acara CGM. Sudah 11 tahun beruntun acara ini dilaksanakan, sehingga menjadi bagian dari tradisi warga Bogor.

Peran Wali Kota Bogor dalam Mendukung CGM 2026

Wali Kota Bogor Dedie Rachim menyatakan bahwa CGM 2026 merupakan bentuk solidaritas yang terjadi di Kota Bogor. “Ini bentuk solidaritas toleransi antar umat bergama dan memperkuat silaturahmi warga Kota Bogor,” katanya.

Dedie Rachim juga mengapresiasi banyak tokoh yang hadir dalam acara ini. Ia berharap kegiatan ini terus berjalan dan menjadikan Kota Bogor sebagai kota yang beragam dan toleran.

Rangkaian Acara yang Menarik dan Beragam

Selain buka puasa bersama, acara CGM 2026 juga menampilkan berbagai aktivitas menarik lainnya. Salah satunya adalah bazar Ramadan yang diselenggarakan di sepanjang Jalan Suryakencana. Di sini, para pengunjung dapat menikmati berbagai jajanan unik yang mengingatkan pada masa lalu atau stand tempo dulu.

Acara ini juga menjadi momen penting untuk memperkuat hubungan antar komunitas dan agama. Melalui kegiatan seperti ini, masyarakat Bogor dapat lebih memahami dan menghargai keragaman budaya yang ada di kota ini.

CGM 2026 tidak hanya sekadar perayaan, tetapi juga menjadi ajang edukasi dan pembelajaran bagi generasi muda. Dengan menghadirkan berbagai elemen budaya dan keagamaan, acara ini membuktikan bahwa Bogor adalah kota yang penuh dengan semangat persatuan dan toleransi.

Pos terkait