Peringatan Santo dan Santa Pelindung
Pada hari Minggu, 1 Maret 2026, umat Katolik merayakan peringatan Santo Felix III (II), seorang Paus yang memiliki peran penting dalam sejarah Gereja. Felix berasal dari keluarga berdarah Romawi dan menjabat sebagai Paus pada tahun 483 setelah menggantikan Paus Santo Simplisius. Ia diberi nama Felix III (II) karena sekitar tahun 365 pernah ada seorang Paus tandingan bernama Felix II.
Kehidupan dan Peran Santo Felix III
Selama masa pemerintahanannya, Santo Felix III menghadapi tantangan besar terkait ajaran Monophysitisme, yang menolak konsep kodrat Yesus Kristus sebagai Tuhan dan manusia secara bersamaan. Untuk mengatasi masalah ini, Kaisar Zeno menerbitkan Henotikon, sebuah rumusan yang dimaksudkan untuk menyatukan pandangan agama, tetapi tidak disetujui oleh Paus maupun pengikut aliran bidaah tersebut.
Santo Felix III kemudian memanggil Patriark Konstantinopel, Acacius, yang bertanggung jawab atas penyusunan Henotikon. Namun, Acacius menolak datang ke Roma. Akibatnya, Paus Felix III memberikan ekskomunikasi kepada Acacius. Ekskomunikasi ini memicu skisma Acacian yang mulai menyebar dan berkembang hingga kematian Felix III pada tanggal 1 Maret 492.
Santo David, Pengaku Iman
Di samping Santo Felix III, peringatan hari ini juga melibatkan Santo David, seorang tokoh penting dalam sejarah gereja di Wales. David mungkin lahir di Cardigan, Wales, Inggris, pada tahun 520 dari keluarga bangsawan. Ia dikenal sebagai biarawan yang aktif mendirikan biara-biara, termasuk sekitar 12 biara. Salah satu biara utamanya adalah Menevia, yang berada di bagian baratdaya Wales dan menjadi pusat kehidupan spiritual serta tempat tinggalnya sebagai pemimpin tertinggi.
Dalam perannya sebagai pemimpin, Santo David berkontribusi besar dalam perkembangan Gereja Keltik. Banyak tokoh seperti Santo Finnianus dari Clonard, yang dikenal sebagai bapa monastik Irlandia, dibimbing di Menevia. Keberadaan banyak gereja kuno—lebih dari 50 buah—di bagian selatan Wales yang menjadikan David sebagai pelindungnya menunjukkan popularitasnya pada masa itu.
Santo David meninggal pada tahun 601 di Menevia. Ia dianugerahi gelar Kudus pada tahun 1120 di bawah kepemimpinan Sri Paus Kalistus II (1119–1124) dan diangkat sebagai pelindung suci Wales.
Peran Penting dalam Sejarah Gereja
Kedua tokoh ini, Santo Felix III dan Santo David, memiliki peran penting dalam sejarah Gereja Katolik. Mereka masing-masing menghadapi tantangan besar, baik dalam bentuk bidaah atau dalam upaya membangun struktur gereja. Kehidupan mereka menjadi inspirasi bagi umat Katolik yang ingin memahami nilai-nilai iman dan dedikasi yang tinggi.
Peringatan hari ini juga menjadi kesempatan untuk merenungkan kembali ajaran-ajaran keagamaan yang telah diwariskan oleh para Santo dan Santa pelindung. Dengan memahami sejarah mereka, kita dapat lebih memperkuat keyakinan dan komitmen terhadap iman yang kita anut.





