Peringatan: Surat Panggilan Seleksi Palsu atas Nama Pertamina

Aa1xl0zp 1
Aa1xl0zp 1

Penipuan Berkedok Rekrutmen PT Pertamina, Ini Modus yang Digunakan

PT Pertamina (Persero) telah mengklarifikasi terkait beredarnya surat panggilan tes seleksi calon karyawan palsu yang mengatasnamakan perusahaan. Dalam unggahan resmi di media sosialnya, Pertamina menyematkan stempel merah bertuliskan “HOAX” pada surat yang mencatut jadwal seleksi pada 2 hingga 4 Maret 2026 di Jakarta Pusat tersebut.

Pertamina menegaskan bahwa informasi resmi hanya tersedia di situs recruitment.pertamina.com. Hal ini disampaikan dalam unggahan di Instagram resminya, dikutip Senin (2/3/2026).

1. Surat Hoaks Mengandung Daftar Nama dan Instruksi Reservasi Tiket

Dalam dokumen yang beredar, terlihat sebuah surat yang mencantumkan daftar 40 nama calon karyawan PT Pertamina (Persero) lengkap dengan nomor peserta dan asal kotanya. Dokumen palsu tersebut menyebutkan para peserta dijadwalkan mengikuti tes di Jakarta Pusat dan dibagi ke dalam beberapa ruangan berbeda.

Selain daftar nama, surat tersebut juga memuat instruksi yang mewajibkan peserta dari luar kota untuk melakukan reservasi tiket paling lambat pukul 22.15 WIB pada hari yang sama.

2. Modus Konfirmasi Kehadiran Melalui WhatsApp

Dalam dokumen palsu tersebut, pelaku penipuan meminta para calon karyawan untuk melakukan konfirmasi kesediaan mengikuti proses interview melalui pesan WhatsApp ke nomor +62 822-2133-3836.

Peserta diminta mengirimkan pesan dengan format “PERTAMINA – NAMA – HADIR/TIDAK” yang ditujukan kepada pihak yang mengatasnamakan Ketua Tim Recruitment PT Pertamina (Persero). Selain itu, surat hoaks tersebut mencantumkan berbagai persyaratan yang tidak lazim, seperti kewajiban membawa bukti pembayaran tiket dari admin grup untuk proses penggantian biaya (reimbursement).

3. Mencatut Nama Pejabat dan Memaksa Reservasi Tiket Segera

Dokumen palsu tersebut mencatut nama Drs. H. Muhammad Rahman, M. M sebagai Ketua Tim Recruitment PT Pertamina (Persero) untuk meyakinkan korbannya. Dalam surat tersebut, terdapat instruksi khusus bagi peserta yang berasal dari luar kota untuk segera melakukan reservasi tiket transportasi dan registrasi kartu peserta melalui pihak yang diklaim sebagai agen perjalanan resmi.

Peserta diminta menghubungi nomor WhatsApp tercantum atas nama Hendra Setiawan, M. Ak untuk mengurus keberangkatan. Modus ini mewajibkan peserta membayar biaya tiket terlebih dahulu dengan janji penggantian biaya (reimbursement) setelah tiba di lokasi tes.

Pos terkait