Pemkab Mitra Peringati Hari Peduli Sampah Nasional 2026
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Tenggara (Mitra) memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan melalui Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik dan Indah), yang berlangsung di Kecamatan Tombatu Timur pada Sabtu, 278 Januari 2026. Acara ini menjadi momen penting untuk menunjukkan komitmen pemerintah dalam mengelola sampah secara lebih terarah dan berkelanjutan.
Wakil Bupati Mitra, Fredy Tuda, hadir langsung dalam kegiatan tersebut dan memimpin jalannya perayaan HPSN. Dalam sambutannya, ia menjelaskan bahwa fokus utama dari gerakan ini adalah merevolusi sistem pengangkutan sampah agar lebih teratur dan efisien. Selain itu, pihaknya juga berupaya menekan volume pembuangan langsung ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).
Menurut Tuda, langkah strategis yang diperlukan adalah mendorong sistem pemilahan sampah yang ketat. Hal ini bertujuan agar setiap jenis limbah dapat terangkut dan diolah di fasilitas yang tepat. Ia menekankan bahwa ini merupakan simbol komitmen kolektif dalam pengelolaan sampah terpadu.
Tuda juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung kelancaran tata kelola sampah melalui dua langkah strategis. Pertama, masyarakat diwajibkan memisahkan sampah organik dan anorganik secara mandiri. Hal ini akan mempermudah kerja petugas pengangkut di lapangan. Kedua, warga diminta meninggalkan kebiasaan penggunaan plastik sekali pakai demi menciptakan lingkungan yang benar-benar bersih dan sehat.
“Sinergi antara pemerintah dan masyarakat adalah kunci,” ujarnya. “Pengelolaan sampah yang benar bukan hanya soal mengangkut, tapi soal bagaimana kita memilah sejak dari sumbernya,” tambahnya.
Sebagai penutup rangkaian peringatan HPSN, seluruh peserta bersama masyarakat setempat melaksanakan kegiatan jalan sehat. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk memperkuat semangat hidup sehat, tetapi juga sebagai bentuk dukungan terhadap upaya menjaga kelestarian lingkungan di Kabupaten Mitra.
Strategi Pengelolaan Sampah yang Lebih Efektif
Beberapa strategi telah diterapkan oleh Pemkab Mitra dalam upaya meningkatkan pengelolaan sampah. Berikut adalah beberapa langkah yang dilakukan:
-
Pemilahan Sampah
Masyarakat didorong untuk memisahkan sampah organik dan anorganik secara mandiri. Hal ini membantu mempermudah proses pengangkutan dan pengolahan sampah. -
Pengurangan Penggunaan Plastik Sekali Pakai
Warga diajarkan untuk beralih ke penggunaan bahan ramah lingkungan dan menghindari penggunaan plastik sekali pakai. Ini bertujuan untuk mengurangi jumlah sampah yang masuk ke TPA. -
Edukasi dan Kesadaran Lingkungan
Pemkab Mitra juga melakukan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Hal ini dilakukan melalui berbagai kegiatan sosialisasi dan pelatihan.
Keterlibatan Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah
Partisipasi aktif masyarakat sangat penting dalam upaya pengelolaan sampah yang lebih baik. Wakil Bupati Mitra menekankan bahwa kesadaran masyarakat akan tanggung jawab lingkungan harus terus ditingkatkan. Dengan adanya sinergi antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan dapat tercapai pengelolaan sampah yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.
Selain itu, kegiatan seperti jalan sehat yang digelar dalam acara HPSN juga menjadi sarana untuk membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan. Kegiatan ini memberikan dampak positif baik secara fisik maupun mental bagi peserta.
Dengan inisiatif-inisiatif yang dicanangkan, Pemkab Mitra berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan sampah. Langkah-langkah ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam menghadapi tantangan pengelolaan sampah yang semakin kompleks.





