Peringkat terbaru Janice Tjen menyongsong tampil di WTA 1000 Indian Wells 2026, tunggal dan ganda berbeda arah

Aa1ujgwy
Aa1ujgwy

Penurunan Peringkat Janice Tjen di Sektor Tunggal, Konsistensi di Sektor Ganda Menjadi Harapan

Peringkat WTA terbaru menunjukkan bahwa Janice Tjen mengalami penurunan tiga posisi dalam sektor tunggal putri. Ia kini berada di peringkat ke-39 dunia dengan total poin sebesar 1.341. Hal ini menjadi kabar kurang menggembirakan bagi petenis muda asal Indonesia tersebut, yang sebelumnya sempat berada di posisi ke-36.

Penurunan ini tidak lepas dari hasil yang kurang maksimal di Merida Open 2026. Meski berstatus unggulan kedua, Janice harus tersingkir lebih awal di babak pertama. Kekalahan ini cukup mengejutkan karena ia kalah dari Camila Osorio (peringkat 61), yang memiliki ranking lebih rendah darinya. Namun, meskipun mengalami penurunan, Janice masih bertahan di jajaran 40 besar dunia—sebuah pencapaian penting dalam kariernya yang sedang berkembang.

Sementara itu, di sektor ganda, Janice Tjen mencatatkan perkembangan positif. Dalam peringkat terbaru, ia naik lima tingkat dan kini berada di posisi ke-47 dunia dengan total poin sebesar 1.705. Ini memastikan tempatnya di jajaran 50 besar dunia. Performa gandanya terbilang stabil, terbukti saat ia mampu melangkah hingga babak semifinal di Merida Open 2026.

Di turnamen tersebut, Janice menunjukkan konsistensi yang bisa menjadi modal penting menjelang tampil di turnamen besar berikutnya. Salah satu ajang utama yang akan diikuti olehnya adalah Indian Wells 2026, sebuah turnamen level WTA 1000 yang dianggap sebagai salah satu pertandingan paling bergengsi di dunia tenis.

Turnamen Indian Wells, yang secara resmi dikenal sebagai BNP Paribas Open, sering dijuluki sebagai “grand slam kelima” atau “Tennis Paradise” karena atmosfernya yang luar biasa. Bagi Janice, partisipasi di ajang ini menjadi kesempatan emas untuk mendapatkan poin besar dan memperbaiki posisinya di peringkat dunia.

Kini, Janice Tjen dijadwalkan untuk tampil di Indian Wells 2026. Di sana, ia kemungkinan besar akan berhadapan dengan pemain-pemain elite dunia. Beberapa petenis top seperti Aryna Sabalenka, Iga Swiatek, dan Elena Rybakina, yang menempati peringkat pertama hingga ketiga, juga akan ambil bagian dalam turnamen ini.

Sejauh ini, Janice telah dua kali bertemu dengan pemain top 10 dunia pada tahun ini. Pertama, ia berhadapan dengan Iga Swiatek di Qatar Open, lalu dengan Amanda Anisimova di Dubai Tennis Championship. Meskipun keduanya berakhir dengan kekalahan, pertemuan dengan pemain-pemain elite ini memberikan pengalaman berharga bagi Janice.

Bagi tenis Indonesia, keberadaan Janice di turnamen level 1000 bukan sekadar partisipasi, tetapi juga simbol konsistensi di panggung global. Setelah mencatat sejarah musim lalu, tantangan berikutnya adalah menjaga stabilitas performa agar tak hanya bertahan di 40 besar, tetapi juga perlahan menembus level yang lebih tinggi.

Pos terkait