Perkuat Kesehatan Pesisir, Pemprov Papua Barat Bagikan 3 Pusling Air ke Puskesmas

Pameran Kesehatan Papua Barat Jh26 Dom
Pameran Kesehatan Papua Barat Jh26 Dom

Penyerahan Bantuan Pusling Air untuk Tiga Puskesmas di Papua Barat Daya

Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, secara resmi menyerahkan bantuan kendaraan Puskesmas Keliling (Pusling) air kepada tiga puskesmas yang berada di wilayah terpencil. Penyerahan bantuan ini dilakukan di Dermaga Marina Resto, Kota Sorong, pada Senin (23/2/2026).

Tiga puskesmas yang menerima bantuan tersebut adalah Puskesmas Waibon di Distrik Salawati Barat, Puskesmas Reni di Distrik Ayau, Kabupaten Raja Ampat, serta Puskesmas Kais di Distrik Kais, Kabupaten Sorong Selatan.

Program pengadaan Pusling Air ini didanai melalui APBD 2025 Dinas Kesehatan Papua Barat Daya dengan anggaran sekitar Rp4 miliar. Gubernur Elisa Kambu menyatakan bahwa bantuan ini bertujuan untuk meningkatkan jangkauan layanan kesehatan, terutama di daerah yang sulit diakses melalui jalur darat.

“Ini sebagai upaya memperkuat pelayanan kesehatan di wilayah kepulauan dan pesisir,” ujarnya. Ia menekankan bahwa armada terapung ini sangat penting dalam meningkatkan mobilitas tenaga kesehatan untuk menjangkau masyarakat di wilayah terpencil.

Gubernur mengingatkan agar Pusling Air digunakan sepenuhnya untuk pelayanan kesehatan, bukan kepentingan pribadi. “Fasilitas ini untuk pasien dan kepentingan layanan puskesmas, bukan untuk urusan lain,” katanya.

Bantuan ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam menciptakan masyarakat Papua Barat Daya yang sehat, cerdas, dan produktif. Peran puskesmas tidak sekadar mengobati, tetapi lebih mengutamakan upaya promotif dan preventif.

“Paling utama adalah bagaimana mencegah penyakit dan meningkatkan kesadaran hidup sehat masyarakat,” ujar Gubernur. Ia mendorong tenaga kesehatan untuk aktif memberikan edukasi terkait kesehatan ibu dan anak, pemenuhan gizi, pencegahan malaria, hingga penanganan stunting.

Perubahan pola pikir masyarakat menjadi kunci keberhasilan pembangunan sektor kesehatan. Gubernur mengajak pemerintah kabupaten/kota serta media massa berperan dalam menyebarluaskan edukasi kesehatan kepada masyarakat.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Papua Barat Daya, Jan Pieter Kambu, menjelaskan bahwa bantuan pusling air merupakan pengadaan tahun anggaran 2025 yang direalisasikan pada 2026. Penentuan lokasi penerima bantuan telah melalui proses survei kebutuhan di lapangan, termasuk mempertimbangkan kondisi armada yang rusak maupun wilayah yang belum memiliki fasilitas pusling air.

“Penyaluran ini berdasarkan kebutuhan riil di lapangan, sehingga bantuan benar-benar tepat sasaran,” katanya.

Selain itu, setiap pusling air telah dilengkapi fasilitas medis penunjang serta perangkat GPS untuk memudahkan pemantauan operasional layanan.

Fasilitas Pendukung yang Disediakan

  • Setiap Pusling Air dilengkapi dengan fasilitas medis penunjang seperti alat diagnosa dasar dan obat-obatan umum.
  • Perangkat GPS dipasang untuk memudahkan pemantauan operasional dan memastikan layanan kesehatan dapat diakses dengan cepat.
  • Armada ini dirancang khusus untuk beroperasi di wilayah kepulauan dan pesisir, sehingga bisa mencapai daerah yang sulit dijangkau melalui jalan darat.

Tujuan Utama Program Pusling Air

  • Meningkatkan akses layanan kesehatan di wilayah terpencil.
  • Memperkuat upaya pencegahan penyakit melalui edukasi dan promosi kesehatan.
  • Mendukung peran puskesmas sebagai sentral layanan kesehatan masyarakat.


Pos terkait