Perkuat Peran Ibu, KUA Cimerak Gencar Ajarkan Agama di Bulan Ramadan

Di Tengah Kasus Video Syur Gisel Gencar Ajarkan Agama Pada Gempi Tbuo1pappj
Di Tengah Kasus Video Syur Gisel Gencar Ajarkan Agama Pada Gempi Tbuo1pappj

Kegiatan Edukasi Keagamaan di Bulan Ramadan

Pada bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Cimerak terus meningkatkan upaya edukasi keagamaan kepada masyarakat. Program ini merupakan bagian dari komitmen KUA untuk memperkuat pembinaan spiritual umat, khususnya di tingkat akar rumput.

Sebagai bagian dari inisiatif strategis “The Most KUA” (Move for Sakinah Maslahat), KUA Cimerak mengadakan berbagai kegiatan bimbingan dan pengajian yang bertujuan untuk memberikan dampak nyata bagi warga. Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah pengajian rutin yang diikuti oleh 48 jemaah ibu-ibu Muslimat di Majelis Ta’lim (MT) Al Hidayah, Dusun Liunggunung, Desa Legokjawa, pada Jumat, 27 Februari 2026.

Penyuluh Agama Islam KUA Cimerak, Arif Jalaludin, hadir dalam pengajian tersebut. Dalam tausiyahnya, ia mengajak para jemaah untuk memaksimalkan ibadah sebagai sarana transformasi diri atau tazkiyatun nafs. Arif menekankan bahwa Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjadi momentum pembinaan spiritual yang menyeluruh.

Peran Ibu dalam Pembentukan Keluarga Sakinah

Selain fokus pada ibadah pribadi, Arif juga membahas pentingnya membangun keluarga sakinah. Ia menegaskan bahwa peran ibu sangat sentral sebagai madrasah pertama bagi anak-anak di rumah. Nilai-nilai spiritualitas Ramadan harus menjadi landasan utama agar dapat melahirkan generasi yang berakhlak dan berkarakter kuat.

“Ramadan bukan sekadar menahan lapar, tapi momentum emas untuk memperbaiki tata kelola keluarga. Melalui program The Most KUA, kami ingin memastikan setiap keluarga di wilayah Cimerak memiliki fondasi sakinah yang kuat demi kemaslahatan umat,” ujar Arif di hadapan para jemaah.

Dengan adanya program bimbingan ini, KUA Cimerak berharap nilai-nilai Ramadan dapat diterapkan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari. Penguatan peran ibu dan keluarga diharapkan dapat menciptakan lingkungan masyarakat yang religius, harmonis, serta memiliki ketahanan keluarga yang lebih baik di wilayah Kecamatan Cimerak.

Strategi dan Tujuan Program “The Most KUA”

Program “The Most KUA” (Move for Sakinah Maslahat) dirancang untuk memberikan layanan bimbingan yang lebih efektif dan berdampak. Inisiatif ini tidak hanya fokus pada kegiatan pengajian, tetapi juga mencakup berbagai bentuk pendidikan keagamaan yang dapat diakses oleh masyarakat luas.

Beberapa strategi yang diterapkan antara lain:

  • Pengembangan program pengajian yang berkelanjutan
  • Pelibatan para penyuluh agama dalam berbagai kegiatan komunitas
  • Penyuluhan tentang pentingnya peran keluarga dalam menjaga nilai-nilai keagamaan

Program ini juga berupaya untuk membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersamaan dalam menjalani ibadah Ramadan. Dengan demikian, masyarakat diharapkan tidak hanya menjalani puasa secara fisik, tetapi juga melakukan transformasi spiritual yang mendalam.

Tantangan dan Harapan Masa Depan

Meskipun program telah menunjukkan hasil positif, KUA Cimerak tetap menghadapi tantangan dalam menyebarkan informasi dan memastikan partisipasi aktif masyarakat. Untuk itu, pihak KUA berencana memperluas jangkauan program dengan melibatkan lebih banyak komunitas dan organisasi lokal.

Harapan besar di masa depan adalah terbentuknya masyarakat yang lebih religius dan saling mendukung dalam menjalani kehidupan beragama. Dengan kolaborasi yang kuat antara KUA, komunitas, dan individu, diharapkan nilai-nilai Ramadan dapat menjadi dasar dalam membangun masyarakat yang lebih baik.

Pos terkait