Persik Kediri Kembali Kalah dari Persis Solo
Persik Kediri kembali mengalami kekalahan dalam laga lanjutan pekan ke-23 Super League 2025/2026. Tim asuhan Marcos Reina Torres ini kalah 2-1 dari Persis Solo di Stadion Manahan Solo, Minggu (1/3/2026) malam. Hasil ini menjadi penampilan yang tidak memuaskan bagi Macan Putih.
Performa Buruk sepanjang Musim
Marcos Reina Torres, pelatih kepala Persik Kediri, secara terbuka mengakui bahwa permainan timnya dalam pertandingan ini adalah yang terburuk sepanjang musim. Ia menyebutkan bahwa para pemain kehilangan semangat dan energi sepanjang laga. Sementara itu, Persis Solo tampil lebih termotivasi dan efektif dalam bermain.
“Permainan Persik kali ini jauh dari ekspektasi. Kami tidak cukup tajam dan kurang agresif dalam duel-duel penting,” ujar Marcos dalam konferensi pers seusai pertandingan.
Babak Pertama yang Menjanjikan
Pada babak pertama, Persik sempat menunjukkan respons positif setelah Jose Enrique mencetak gol penyeimbang pada menit ke-31. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum, memberi harapan bagi tim tamu untuk mencuri poin.
Namun, masuk babak kedua, intensitas permainan Persik justru menurun. Pelatih Marcos mengungkapkan bahwa pendekatan menyerang yang selama ini menjadi ciri khas Persik tidak berjalan efektif di laga tersebut.
Momen Krusial yang Tidak Berhasil
Momen krusial terjadi pada menit ke-85 ketika Persik mendapat hadiah penalti setelah Pemain Persis, Althaf Indie, melakukan handball di garis gawang. Althaf langsung diganjar kartu merah, sehingga Persik memiliki kesempatan emas untuk membalikkan keadaan.
Sayangnya, eksekusi Ezra Walian gagal berbuah gol setelah ditepis kiper Persis Solo. Marcos mengakui bahwa kegagalan tersebut sangat memengaruhi mental pemainnya.
“Itu peluang besar yang bisa mengubah hasil. Kegagalan penalti jelas berdampak pada kondisi psikologis pemain di menit-menit akhir,” ungkapnya.
Alih-alih berbalik unggul, Persik justru kebobolan satu menit kemudian lewat gol Roman Paparyha pada menit ke-86. Gol itu memastikan kekalahan Persik Kediri.
Evaluasi dan Persiapan untuk Laga Mendatang
Meski kalah, Marcos menegaskan bahwa timnya harus segera bangkit dan melakukan evaluasi menyeluruh. Ia menekankan pentingnya bekerja lebih keras dan memperbaiki mental serta fokus di laga berikutnya.
“Tapi kami tidak boleh larut. Kami harus bekerja lebih keras dan memperbaiki mental serta fokus di laga berikutnya,” pungkasnya.





