Persipura Jayapura Harus Segera Berbenah Pasca-Kekalahan
Kekalahan yang dialami oleh Persipura Jayapura dalam pertandingan melawan Kendal Tornado FC di Stadion Sriwedari, Minggu (1/3/2026) malam, menjadi pukulan berat bagi tim asuhan Rahmad Darmawan. Hasil tersebut memaksa klub untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh agar bisa kembali ke jalur kemenangan dan menjaga posisi di papan atas klasemen Grup Timur.
Dominasi Tak Berarti Tanpa Finishing yang Baik
Meskipun Persipura tampil dominan dengan penguasaan bola hingga 54 persen dan melepaskan 13 tembakan, hasilnya tetap buruk karena tidak mampu memanfaatkan peluang dengan efisien. Pemain bertahan Persipura, Markus Madjar, menyebut kekalahan ini sebagai peringatan serius bagi seluruh elemen tim. Menurutnya, dominasi permainan tidak akan berarti tanpa fokus tinggi dan kerja keras untuk menuntaskan peluang menjadi gol.
“Kekalahan ini menjadi peringatan bagi kami semua sebagai pemain. Kami harus bekerja lebih keras, lebih fokus, dan memperbaiki kekurangan di pertandingan berikutnya,” ujar Markus seusai laga. Ia mengakui efisiensi di depan gawang lawan menjadi pekerjaan rumah besar yang harus segera dibenahi sebelum memasuki fase krusial kompetisi.
Evaluasi Taktikal Jadi Fokus Utama
Pelatih Kepala Persipura Jayapura, Rahmad Darmawan, juga mengakui bahwa jalannya laga sebenarnya berlangsung seimbang. Kedua tim memeragakan permainan terbuka dan saling menyerang. Namun, kedisiplinan Kendal Tornado dalam memanfaatkan celah kecil menjadi pembeda hasil akhir.
“Menghadapi tim yang disiplin, satu kesalahan saja bisa langsung menjadi hukuman. Itulah yang terjadi pada kami,” kata pelatih yang akrab disapa RD tersebut. Mantan pelatih tim nasional Indonesia itu menyoroti bagaimana lawan tampil sangat klinis, berbanding terbalik dengan anak asuhnya yang kerap membuang kesempatan emas.
Meski begitu, Rahmad menegaskan tidak ingin menyalahkan individu pemain atas hasil minor ini. “Saya tidak pernah lepas dari tanggung jawab. Evaluasi menyeluruh pasti kami lakukan bersama staf pelatih. Fokus utama kami sekarang adalah bagaimana tim ini bisa segera bangkit dan kembali ke jalur kemenangan,” tegas Rahmad.
Perubahan di Klasemen
Kekalahan ini terasa menyesakkan bagi Boas Solossa dan kolega. Skuad Mutiara Hitam kini harus turun ke peringkat keempat dengan koleksi 40 poin, digeser oleh Kendal Tornado yang naik ke posisi ketiga dengan raihan poin yang sama namun unggul head-to-head. Capaian tersebut terpaut lima poin dari PSS Sleman yang kini kokoh di puncak klasemen.
Dengan sisa laga yang semakin sedikit, skuad Mutiara Hitam tak punya banyak ruang untuk kesalahan. Persipura Jayapura wajib berupaya untuk menang di enam pertandingan yang tersisa jika ingin mengamankan posisi mereka di klasemen dan mendapat tiket promosi ke Super League musim depan.

Latihan Intensif di Masa Depan
Evaluasi taktikal, terutama pada aspek finishing, diprediksi akan menjadi menu utama latihan tim dalam sepekan ke depan. Pelatih Rahmad Darmawan dan staf pelatih akan fokus pada peningkatan efisiensi di depan gawang lawan serta memperbaiki kesalahan-kesalahan yang terjadi dalam pertandingan sebelumnya.
Persipura Jayapura akan menghadapi Deltras FC pada 28 Maret mendatang. Pertandingan ini menjadi kesempatan emas bagi tim untuk bangkit dan kembali meraih kemenangan. Dengan persiapan yang matang dan evaluasi yang tepat, Mutiara Hitam berharap dapat segera pulih dan kembali ke jalur kemenangan.





