Persipura Jayapura Kehilangan Konsentrasi di Babak Pertama
Persipura Jayapura menghadapi tantangan berat dalam laga tandang pekan ke-21 Liga 2 Grup Timur melawan Kendal Tornado FC. Pertandingan yang digelar di Stadion Sriwedari, Surakarta, Jawa Tengah, berlangsung dengan tensi tinggi sejak menit pertama.
Gol cepat tuan rumah pada menit kedua membuat lini pertahanan Persipura kewalahan. Gol tersebut berasal dari serangan kilat yang memanfaatkan kelengahan barisan belakang tim asuhan Rahmad Darmawan. Situasi ini langsung mengubah skema permainan Persipura yang terpaksa lebih agresif untuk mengejar ketertinggalan.
Meski berhasil mendominasi penguasaan bola dan menciptakan banyak peluang melalui Lugo serta Victor, penyelesaian akhir yang lemah membuat Mutiara Hitam gagal menyamakan skor. Pelatih Persipura, Rahmad Darmawan, merespons situasi ini dengan menginstruksikan pemainnya untuk mempercepat aliran bola dari sektor tengah ke sayap. Strategi ini memberikan hasil berupa dominasi penguasaan bola, meskipun benteng pertahanan tuan rumah tampil sangat disiplin.
Memasuki menit ke-20, Persipura menciptakan kemelut berbahaya di area kotak penalti melalui transisi serangan balik yang cepat. Penjaga gawang Kendal Tornado FC tampil sigap mengamankan sepakan keras pemain tengah Persipura yang mengarah tepat ke gawang. Lima menit berselang, wasit terpaksa mengeluarkan kartu kuning untuk pemain tuan rumah, M Ragil, setelah menjatuhkan pemain sayap Persipura dengan kasar.
Pelanggaran tersebut menjadi bukti tingginya tensi duel fisik yang terjadi di sepanjang babak pertama. Striker andalan Persipura, Lugo, mendapatkan dua peluang emas berturut-turut pada menit ke-25 dan menit ke-35. Sayangnya, akurasi penyelesaian akhir Lugo masih melebar tipis dari tiang gawang lawan yang sudah terbuka lebar. Victor, pemain bernomor punggung 88, juga hampir mencatatkan namanya di papan skor menjelang akhir babak pertama melalui tembakan jarak dekat.
Kiper Kendal Tornado kembali melakukan penyelamatan gemilang yang menggagalkan ambisi tim tamu untuk menyamakan kedudukan. Ketegangan mencapai puncaknya pada masa tambahan waktu tiga menit sebelum turun minum. Bek asing Persipura, Artur Vieira, harus menerima kartu kuning setelah melakukan pelanggaran taktis terhadap Pelope untuk menghentikan serangan balik lawan.
Meskipun Persipura tampil lebih dominan dalam menciptakan peluang, skor 1-0 untuk keunggulan Kendal Tornado FC tetap bertahan hingga wasit meniup peluit panjang. Efektivitas penyelesaian akhir menjadi evaluasi besar bagi skuad Mutiara Hitam untuk membalikkan keadaan pada babak kedua.
“Kami menguasai jalannya pertandingan tetapi kehilangan konsentrasi di menit awal yang berakibat fatal,” ujar Rahma melalui keterangan singkatnya. Persipura kini dituntut meningkatkan intensitas serangan dan memperbaiki akurasi tembakan agar tidak kehilangan poin krusial di Surakarta. Kemenangan dalam laga ini sangat penting bagi Mutiara Hitam untuk memperbaiki posisi mereka di klasemen sementara Liga 2.
Dukungan doa dari masyarakat Papua diharapkan menjadi energi tambahan bagi para pemain untuk bangkit di sisa waktu pertandingan.





