Persis Solo Menang Dramatis, Semen Padang Terpuruk di Dasar Klasemen

Semen Padang FC Terpuruk di Dasar Klasemen BRI Super League 2025/2026

Posisi Semen Padang FC di klasemen sementara BRI Super League 2025/2026 mengalami penurunan setelah Persis Solo berhasil menggeser mereka ke peringkat ke-18. Hal ini terjadi setelah Persis Solo meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Persik Kediri pada pekan ke-23.

Pertandingan berlangsung di Stadion Manahan, Solo, Minggu (1/3/2026) malam. Tim yang dikenal dengan julukan Laskar Sambernyawa ini berhasil mengamankan tiga poin penting di hadapan pendukungnya. Kemenangan ini membuat Persis memiliki poin yang sama dengan Semen Padang FC, yaitu 16 poin. Namun, karena unggul selisih gol, Persis Solo mampu menempati posisi ke-17, sedangkan Kabau Sirah harus turun ke peringkat ke-18.

Di babak pertama, Persis membuka keunggulan melalui sontekan mantan striker Semen Padang FC, Bruno Gomes pada menit ke-23. Persik kemudian menyamakan kedudukan melalui J. Enrique Rodriguez pada menit ke-31. Memasuki babak kedua, laga semakin menegangkan. Althaf Indie diganjar kartu merah usai dianggap melakukan handball di kotak penalti. Namun eksekusi penalti Ezra Walian pada menit ke-85 berhasil ditepis kiper Persis, M Riyandi.

Hanya berselang satu menit, tepatnya pada menit ke-86, Roman Paparyga mencetak gol penentu kemenangan Persis setelah tendangannya tak mampu dihalau kiper lawan. Skor akhir 2-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Dengan hasil ini, Persis yang sebelumnya berada di posisi ke-18 berhasil mengkudeta posisi Semen Padang FC di posisi ke-17 dan membuat Kabau Sirah terbenam di dasar klasemen.

Sebelumnya, pada pekan ke-22, posisi Semen Padang FC juga tertekan setelah Persijap Jepara menang 3-1 atas Persebaya Surabaya. Hasil imbang Persijap pada pekan ke-23 atas Bali United juga membuat mereka keluar dari zona merah dan mendorong PSBS Biak masuk ke zona degradasi.

Sementara itu, Semen Padang FC yang bermain imbang 2-2 atas Malut dan dipermalukan Bhayangkara FC 4-0 terjun bebas keperingkat buncit. Pada pekan ke-24 ini, Semen Padang FC dijadwalkan menghadapi PSIM Yogyakarta. Jika mampu meraih kemenangan dan pesaing di atasnya terpeleset, Kabau Sirah berpeluang kembali memperbaiki posisi dan mendekati zona aman klasemen.

Tekanan Berat Menanti Semen Padang FC

Kondisi Semen Padang FC saat ini sangat memprihatinkan. Setelah dua kali kalah dalam tiga pertandingan terakhir, tim asal Sumatera Barat ini menghadapi tekanan besar untuk bisa bangkit. Posisi di dasar klasemen menjadi ancaman serius bagi mereka, terlebih jika persaingan di papan bawah semakin ketat.

Dalam beberapa pekan terakhir, rival-rival di papan bawah seperti Persis Solo dan Persijap Jepara terus menunjukkan performa yang stabil. Bahkan, beberapa tim yang sebelumnya di bawah Semen Padang FC kini mulai melebihi mereka baik dalam poin maupun selisih gol. Hal ini memberi tekanan tambahan bagi pelatih dan pemain Semen Padang FC untuk segera memperbaiki performa.

Beberapa faktor penyebab penurunan performa tim antara lain adalah kurangnya konsistensi dalam laga tandang, kesulitan menghadapi tim-tim kuat, serta masalah di lini depan yang sering gagal menciptakan peluang emas. Selain itu, cedera pemain inti juga menjadi kendala yang tidak bisa diabaikan.

Tantangan di Pekan Ke-24

Pekan ke-24 akan menjadi ujian berat bagi Semen Padang FC. Mereka akan menghadapi PSIM Yogyakarta, sebuah tim yang dikenal tangguh dan memiliki motivasi tinggi. Untuk bisa mengambil tiga poin, Semen Padang FC harus menunjukkan peningkatan signifikan dalam segala aspek permainan.

Pelatih harus segera menemukan solusi untuk memperbaiki strategi dan memastikan para pemain bermain dengan fokus dan kompak. Selain itu, dukungan dari suporter juga sangat penting untuk memberikan semangat kepada tim agar bisa bangkit dari keterpurukan.




Pos terkait