Pertamina EP Zona 7 Ajak Warga Sukra Jaga Ketersediaan Energi Nasional

Screenshot 2024 03 05 124050 1
Screenshot 2024 03 05 124050 1

Upaya Pertamina EP Zona 7 dalam Menjaga Keberlanjutan Pasokan Energi Nasional

Pertamina EP Zona 7 kembali menunjukkan komitmen kuatnya dalam menjaga keberlanjutan pasokan energi nasional. Salah satu langkah yang diambil adalah rencana pengeboran atau tajak sumur KRE-002ST, yang direncanakan akan segera dimulai dalam waktu dekat. Proyek ini diharapkan mampu meningkatkan produksi energi nasional dan mendukung kebutuhan energi masyarakat secara lebih efisien.

Dalam rangka memastikan kelancaran proses pengeboran, Pertamina EP Zona 7 melakukan sosialisasi kepada warga Desa/Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu. Sosialisasi ini dilakukan sebagai bagian dari upaya perusahaan untuk membangun komunikasi terbuka dan memperkuat dukungan dari berbagai pemangku kepentingan, termasuk masyarakat setempat.

Pentingnya Dukungan Masyarakat

Menurut Wazirul Luthfi, Head Communication Relations & CID (Commrel) Pertamina EP Zona 7, dukungan masyarakat sangat penting dalam menjaga kelancaran operasional. Ia menyatakan bahwa seluruh tahapan operasional harus dapat dipahami oleh masyarakat agar tidak ada hambatan dalam pelaksanaannya.

“Kami ingin memastikan seluruh tahapan berjalan lancar, dan dipahami bersama oleh masyarakat, karena tahapan operasional ini sangat penting serta membutuhkan dukungan masyarakat,” ujar Wazirul Luthfi saat ditemui usai acara Sosialisasi dan Syukuran Jelang Tajak Sumur KRE-002ST di GOR Desa Sukra, Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu, Selasa (3/3/2026).

Ia juga menekankan bahwa sosialisasi kali ini merupakan bagian dari langkah proaktif perusahaan dalam membangun komunikasi terbuka dengan masyarakat. Hal ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dan memperkuat jalur komunikasi antara perusahaan dengan masyarakat sekitar.

Sinergi dan Koordinasi dengan Pemangku Kepentingan

Selain itu, PT Pertamina EP Zona 7 juga menekankan pentingnya membangun sinergi dan komitmen koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan. Dalam paparannya, ia menyampaikan bahwa sosialisasi dirancang sebagai forum konsolidasi awal untuk memastikan setiap perkembangan kegiatan dapat diinformasikan secara transparan dan terstruktur.

Wazirul Luthfi juga menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen untuk selalu menjaga koordinasi dan responsif terhadap dinamika di lapangan selama proses pengeboran berlangsung. Hal ini dilakukan agar semua pihak dapat tetap terlibat dan memberikan dukungan yang diperlukan.

Memperkuat Hubungan dengan Masyarakat

Dalam kesempatan tersebut, Wazirul Luthfi turut memberikan santunan kepada anak yatim dan duafa di Desa Sukra sebagai bentuk rasa syukur sekaligus meminta doa masyarakat agar tajak KRE-002ST berjalan aman, lancar, serta memberikan manfaat bagi warga sekitar.

Sementara itu, Kuwu atau Kepala Desa Sukra, Marhamah, mengapresiasi keterbukaan informasi Pertamina EP Zona 7 melalui pelaksanaan sosialisasi dan syukuran sebelum tajak sumur KRE-002ST dimulai. Ia menyatakan bahwa masyarakat merasa lebih tenang dan dilibatkan karena mendapatkan penjelasan langsung tentang rencana kerja perusahaan.

Tantangan dan Peluang di Masa Depan

Dengan adanya pengeboran KRE-002ST, Pertamina EP Zona 7 diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap produksi energi nasional. Namun, hal ini juga membawa tantangan, seperti kebutuhan pengelolaan lingkungan yang baik dan menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar.

Oleh karena itu, Pertamina EP Zona 7 terus berupaya membangun kepercayaan dan memperkuat sinergi antara perusahaan, pemerintah desa, serta seluruh elemen masyarakat di Desa Sukra. Dengan demikian, diharapkan proses pengeboran dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat jangka panjang bagi semua pihak.


Pos terkait