Pertamina Pantau Operasional dan Keamanan Kru di Timur Tengah

Aa1t0cga
Aa1t0cga

Pertamina Memantau Operasional di Timur Tengah Pasca Serangan Israel dan AS ke Iran

PT Pertamina (Persero) terus memantau aktivitas unit usahanya di kawasan Timur Tengah setelah terjadinya serangan yang dilakukan oleh Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari upaya perusahaan untuk menjaga kelancaran operasional serta keamanan kru yang bertugas di wilayah tersebut.

Menurut keterangan resmi yang dikeluarkan oleh Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, perusahaan telah menyiapkan langkah mitigasi risiko dan memperkuat komunikasi dengan berbagai pihak terkait seperti Kementerian Luar Negeri, KBRI, KJRI, serta otoritas setempat. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa operasional perusahaan tetap berjalan lancar dan aman.

Tiga Unit Bisnis Strategis Pertamina di Timur Tengah

Terdapat tiga anak perusahaan Pertamina yang beroperasi di kawasan Timur Tengah, yaitu:

  • PT Pertamina International Shipping (PIS) Non Captive – Melakukan aktivitas pengangkutan energi global.
  • Pertamina Internasional EP (PIEP) – Melaksanakan operasi hulu di Basrah, Irak.
  • Pertamina Patra Niaga – Terlibat dalam operasional pengadaan minyak mentah dan produk dari sumber di kawasan Timur Tengah.

Keberadaan ketiga unit bisnis ini menjadi salah satu aspek penting dalam menjaga stabilitas pasokan energi nasional, terlebih dalam situasi geopolitik yang sedang berkembang.

Diversifikasi Sumber Pasokan untuk Menjaga Ketahanan Energi

Pertamina juga melakukan berbagai langkah mitigasi untuk memastikan kelancaran rantai pasok. Saat ini, perusahaan memiliki portofolio sumber pasokan yang cukup beragam, termasuk minyak mentah, produk BBM, dan elpiji. Sumber-sumber ini berasal baik dari produksi dalam negeri maupun dari berbagai negara mitra.

Baron menyatakan bahwa diversifikasi ini memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan suplai, terutama di tengah dinamika geopolitik yang terjadi saat ini. Dengan adanya variasi sumber pasokan, Pertamina mampu mengurangi risiko gangguan akibat ketidakstabilan di kawasan tertentu.

Optimalkan Operasional Kilang Domestik

Selain itu, Pertamina juga fokus pada optimasi operasional kilang domestik untuk menjaga keseimbangan produksi dan distribusi. Dengan pengelolaan pasokan yang terintegrasi dari hulu hingga hilir, perusahaan memastikan ketersediaan BBM dan elpiji bagi masyarakat tetap dalam kondisi cukup dan terkendali.

Pertamina terus memantau situasi secara real-time dan siap merespons apabila ada perubahan signifikan yang dapat memengaruhi operasionalnya. Langkah-langkah ini dilakukan guna memastikan bahwa kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi, meskipun di tengah ketidakpastian global.

Pos terkait