Pesan Mahasiswa Timor Leste di Wisuda UAJY

Img 20241010 Wa0045 1
Img 20241010 Wa0045 1

Wisuda UAJY Periode II Tahun Akademik 2025/2026

Pada Jumat, 28 Februari 2026, Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) menggelar acara wisuda Program Sarjana dan Program Magister Periode II Tahun Akademik 2025/2026. Acara ini berlangsung di Student Center, Gedung Slamet Rijadi, dan berhasil melepas sebanyak 339 wisudawan. Di antaranya, terdapat 282 lulusan program sarjana dan 57 lulusan program magister.

Salah satu tokoh yang menjadi perhatian dalam acara ini adalah Caetano José Freitas, mahasiswa Program Magister Teknik Sipil Fakultas Teknik UAJY asal Timor Leste. Ia terpilih sebagai perwakilan wisudawan yang memberikan sambutan. Caetano menempuh studi di UAJY melalui Beasiswa Kemitraan Negara Berkembang (KNB) Pemerintah Republik Indonesia. Sebelumnya, ia telah menyelesaikan studi sarjana Teknik Sipil di Universidade Nacional Timor Lorosa’e (UNTL).

Latar belakang lintas negara serta pengalaman akademik dan profesional yang dimilikinya membentuk pandangan khusus tentang pendidikan. Baginya, pendidikan bukan hanya sekadar proses akademis, tetapi juga perjalanan keteguhan dan tanggung jawab.

Dalam sambutannya, Caetano menekankan bahwa kelulusan merupakan hasil dari proses panjang yang tidak hanya mengasah kemampuan intelektual, tetapi juga membentuk karakter dan daya juang. “Hari ini kita berdiri bukan hanya sebagai penerima gelar, tetapi sebagai hasil dari sebuah perjalanan panjang yang telah membentuk kita,” ujar Caetano.

Ia mengajak para wisudawan untuk tidak berhenti pada pencapaian pribadi. Ilmu pengetahuan yang diperoleh selama masa studi, menurutnya, harus diwujudkan dalam karya nyata dan pengabdian bagi masyarakat yang lebih luas, melampaui batas geografis dan latar belakang.

Pesan serupa juga disampaikan oleh Ketua Umum PP KAMAJAYA, Dr. Ir. Desiderius Viby Indrayana, S.T., M.M., M.T., IPU., ASEAN.Eng., ACPE, yang mewakili alumni. Ia mengingatkan bahwa dunia setelah kampus tidak selalu berjalan ideal dan adil sehingga para lulusan dituntut untuk tetap berpegang pada nilai integritas, kepedulian, dan kemanusiaan.

Baginya, gelar akademik bukanlah tujuan akhir melainkan bagian dari perjalanan hidup yang lebih besar. “Yang diwisuda hari ini bukan hanya gelar Anda, melainkan perjuangan hidup Anda,” jelas Viby.

Sebagai keluarga alumni, Viby menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi para lulusan, menjadi ruang kebersamaan yang menghubungkan pengalaman, nilai, dan kontribusi alumni di berbagai bidang.

Rektor Universitas Atma Jaya Yogyakarta, Dr. G. Sri Nurhartanto, S.H., LL.M., dalam pidatonya mengajak para lulusan untuk menjaga kejernihan berpikir dan kepekaan nurani di tengah tantangan zaman. Perguruan tinggi, menurutnya, memiliki tanggung jawab moral untuk melahirkan insan terdidik yang tidak apatis, melainkan peduli dan berani mengambil sikap berdasarkan kebenaran dan akal sehat.

“Tidak ada kebahagiaan yang lebih besar bagi seorang pendidik selain melihat anak didiknya tumbuh dan memberi makna bagi sesama,” ungkap Nurhartanto.

UAJY melepas para lulusannya dengan harapan agar nilai-nilai yang ditanamkan selama masa studi tetap terinternalisasi dalam setiap peran dan tanggung jawab yang mereka emban.


Pos terkait