PALANGKA RAYA, .CO
– AWN27 tampil luar biasa saat mengalahkan Kal Army dengan skor 7-0 dalam pertandingan fase grup Gubernur Ramadhan Cup All Star Jilid V Tahun 2026 di Lapangan Sylva Minisoccer Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Senin (2/3/2026) pukul 21.00 WIB. Kemenangan ini langsung memastikan posisi AWN27 di babak berikutnya.
Bermain dengan seragam lengkap berwarna putih, AWN27 langsung mendominasi permainan sejak menit awal. Lawan mereka, Kal Army yang mengenakan kostum ungu-ungu-putih, kesulitan menghadapi tekanan dari tim tuan rumah. Sejak peluit pertama dibunyikan, AWN27 terus menguasai bola dan memberikan tekanan berkelanjutan pada pertahanan lawan.
Meski sempat menghadapi penjagaan ketat dari barisan belakang Kal Army, AWN27 tetap mampu menciptakan peluang-peluang berbahaya. Beberapa kali tendangan datar melebar tipis di sisi kanan gawang. Namun, kebuntuan itu akhirnya pecah melalui aksi Agi Pratama.
Tendangan keras dari luar kotak penalti melesat ke pojok kiri atas gawang tanpa bisa dijangkau oleh kiper. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua, semangat AWN27 semakin membara. Gol kedua lahir dari umpan sisi kanan yang diselesaikan dengan sempurna oleh lini depan. Tak lama berselang, tendangan bebas yang membentur pagar hidup memicu kemelut dan berbuah gol ketiga.
Agi kembali mencatatkan namanya di papan skor lewat sontekan jarak dekat. Skor berubah menjadi 4-0. Tekanan yang terus-menerus membuat Kal Army semakin tertekan hingga lahir gol kelima akibat gol bunuh diri.
Petaka belum berhenti. Kiper Kal Army melanggar pemain AWN27 di kotak penalti. Agi yang maju sebagai algojo dengan tenang mengarahkan bola ke sudut kanan gawang. Hattrick tercipta, skor 6-0.
Puncaknya, Agi kembali mencetak gol keempatnya malam itu dan memastikan kemenangan telak 7-0 untuk AWN27.
Dengan tambahan empat gol, Agi Pratama kini memimpin daftar top skor sementara dengan koleksi delapan gol.
Pelatih AWN27, Murjani, tidak bisa menyembunyikan rasa puasnya atas kemenangan ini.
“Alhamdulillah, kemenangan ini memastikan langkah kami ke babak berikutnya. Anak-anak bermain disiplin dan melakukan pressing sejak awal, jadi lawan sulit mengembangkan permainan,” ujar Murjani usai laga.
Ia menilai peluang timnya menjadi juara grup terbuka lebar berkat keunggulan selisih gol. Namun dia mengingatkan anak asuhnya agar tidak cepat puas.
“Kami di atas angin soal selisih gol, peluang juara grup besar. Tapi laga berikutnya pasti lebih berat. Kami harus tetap fokus dan kerja keras,” tegasnya.





