PT Petrosea Tbk (PTRO), sebuah perusahaan yang terafiliasi dengan konglomerat Prajogo Pangestu, mengumumkan pengalihan saham antar anak usaha dalam struktur internal perusahaan. Pengalihan ini merupakan bagian dari proses restrukturisasi yang dilakukan untuk memperkuat posisi bisnis dan meningkatkan efisiensi operasional.
Menurut Anto Broto, Sekretaris Perusahaan PTRO, pengalihan saham mencakup 51% kepemilikan saham PT Petrosea Infrastruktur Nusantara (PIN) di PT Lintas Kelola Bersama (LKB) kepada PT Petrosindo Investama Sinergi (PIS). Nilai transaksi ini sebesar Rp 2,55 miliar.
Tujuan utama dari pengalihan ini adalah untuk menyelaraskan fokus portofolio bisnis dari masing-masing entitas anak perusahaan. Dengan demikian, perusahaan dapat lebih fokus pada pengembangan bisnis jasa pertambangan yang menjadi inti dari operasionalnya.
Anto menjelaskan bahwa pengalihan saham ini akan memberikan dampak positif bagi kinerja perusahaan melalui optimalisasi sinergi operasional antar entitas anak. Hal ini juga mencerminkan komitmen perusahaan terhadap penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG) serta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.
Berdasarkan ketentuan POJK 42/2020, aksi ini termasuk dalam transaksi afiliasi yang tidak memerlukan persetujuan rapat umum pemegang saham dan pengguna jasa penilai. Alasannya karena transaksi tersebut dilakukan antara PIN dan PIS, yang masing-masing sahamnya dimiliki secara langsung maupun tidak langsung sebesar 99% oleh PTRO.
LKB memiliki kepemilikan saham tidak langsung sebesar 51% oleh perseroan melalui PIN. Sementara itu, PIN sendiri dimiliki secara langsung sebesar 99,99% oleh PTRO. Adapun PIS dimiliki secara tidak langsung sebesar 100% oleh perseroan.
Seiring dengan pengumuman ini, harga saham PTRO pada akhir perdagangan Selasa (24/2/2026) berada di level Rp 6.650 per saham. Harga ini mengalami penurunan sebesar 6,67% dibandingkan perdagangan hari sebelumnya. Secara tahun berjalan, harga saham PTRO mengalami koreksi sebesar 39,13%.
Tujuan Restrukturisasi Internal
Restrukturisasi internal yang dilakukan oleh PTRO memiliki beberapa tujuan utama:
- Penyelarasan Fokus Bisnis: Masing-masing entitas anak perusahaan akan lebih fokus pada bidang bisnis yang menjadi intinya. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasional.
- Optimalisasi Sinergi: Dengan pengalihan saham antar anak usaha, perusahaan berharap bisa memaksimalkan sinergi antar entitas, sehingga menghasilkan kinerja yang lebih baik.
- Kepatuhan terhadap Regulasi: Proses restrukturisasi ini dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, termasuk POJK 42/2020, yang menjamin transparansi dan kepatuhan terhadap aturan perusahaan.
- Peningkatan Kinerja Keuangan: Dengan struktur yang lebih efisien, perusahaan berharap dapat meningkatkan kinerja keuangan dan daya saing di pasar.
Dampak Ekonomi dan Pasar
Dari sisi ekonomi, pengalihan saham ini diharapkan dapat membawa manfaat jangka panjang bagi perusahaan. Meskipun saat ini harga saham PTRO mengalami penurunan, hal ini bisa saja disebabkan oleh faktor-faktor eksternal seperti fluktuasi pasar atau kondisi ekonomi makro.
Namun, dari sudut pandang strategis, pengalihan saham ini menunjukkan komitmen PTRO untuk terus melakukan inovasi dan perbaikan dalam struktur perusahaan. Dengan langkah-langkah ini, perusahaan berusaha tetap kompetitif dan siap menghadapi tantangan di masa depan.
Perspektif Investor
Bagi investor, informasi tentang restrukturisasi internal perusahaan sangat penting. Hal ini membantu mereka memahami arah strategi perusahaan dan potensi pertumbuhan di masa mendatang.
Investor juga perlu memperhatikan dampak dari pengalihan saham terhadap kinerja keuangan perusahaan. Meski saat ini harga saham turun, investor perlu mempertimbangkan aspek jangka panjang dan potensi pertumbuhan yang mungkin terjadi.
Selain itu, investor juga harus memantau perkembangan regulasi dan kebijakan pemerintah yang bisa memengaruhi kinerja perusahaan. Dengan informasi yang lengkap dan transparan, investor dapat membuat keputusan investasi yang lebih tepat dan bijaksana.





