Tim Patroli Jaga Kota Kendari Lakukan Pemeriksaan di Titik Rawan
Di tengah bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, keamanan dan ketertiban masyarakat menjadi fokus utama. Di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Tim Patroli Jaga Kota Kendari dari Satuan Reserse Kriminal melakukan berbagai langkah untuk menciptakan suasana yang aman dan kondusif.
Tim Patroli Regu 1 Jaga Kota Kendari, Polresta Kendari, telah aktif dalam melakukan patroli di berbagai titik rawan. Salah satu lokasi yang menjadi perhatian adalah kawasan Batbat atau sepanjang jalan masuk Masjid Al Alam, tepatnya di depan Rumah Sakit Umum Daerah Kota Kendari. Di tempat ini, ditemukan sejumlah pemuda dan remaja yang sedang nongkrong di bawah gelapnya malam hari. Untuk memastikan keamanan, tim melakukan pemeriksaan terhadap senjata tajam dan minuman keras. Setelah pemeriksaan dilakukan, para pemuda tersebut langsung dibubarkan agar tidak terjadi hal-hal negatif.
Patroli di Jalan Kolonel H Abdul Hamid
Setelah menjalani patroli di kawasan Batbat, tim kembali menerima laporan mengenai adanya kerumunan pemuda di Jalan Kolonel H Abdul Hamid, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia. Di ruas jalan tersebut, ditemukan sejumlah pemuda yang memblokade jalan raya untuk digunakan sebagai lintasan lari. Dugaan sementara menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan lomba lari yang disinyalir memiliki taruhan untuk menentukan pelari tercepat.
Untuk menghindari potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, tim patroli segera bertindak dengan membubarkan kerumunan tersebut. Setelah itu, kondisi di jalan tersebut kembali normal dan dapat dilewati oleh kendaraan.
Upaya Berkelanjutan dalam Menjaga Keamanan
Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau, menjelaskan bahwa tim patroli akan terus melakukan patroli secara intensif dan berkelanjutan. Tujuannya adalah untuk memastikan warga dapat beribadah dengan tenang tanpa khawatir terganggu oleh gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
“Tim ini kami siagakan, dan intens melaksanakan patroli, sehingga warga dapat beribadah dengan tenang tanpa khawatir gangguan Kamtibmas,” ujar AKP Welliwanto Malau saat memberikan keterangan pada Sabtu (28/2/2026).
Langkah Preventif untuk Mencegah Gangguan
Selain melakukan patroli rutin, tim juga melakukan pemeriksaan terhadap berbagai aktivitas yang dinilai berpotensi menimbulkan gangguan. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh kegiatan di lingkungan masyarakat tetap berjalan dengan baik dan tidak mengganggu proses ibadah umat Muslim di bulan Ramadhan.
Dengan adanya kehadiran tim patroli, masyarakat semakin merasa aman dan nyaman dalam menjalani ibadah serta aktivitas sehari-hari. Selain itu, langkah-langkah preventif ini juga bertujuan untuk mencegah terjadinya tindakan kriminal atau kejahatan yang bisa merusak suasana harmonis di bulan suci ini.
Peran Masyarakat dalam Mendukung Keamanan
Tidak hanya tugas dari aparat kepolisian, peran masyarakat juga sangat penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Masyarakat diharapkan dapat bekerja sama dengan pihak kepolisian dengan melaporkan segala aktivitas yang mencurigakan atau berpotensi menimbulkan gangguan.
Dengan kolaborasi antara pihak kepolisian dan masyarakat, diharapkan suasana di Kota Kendari tetap aman dan kondusif selama bulan Ramadhan. Hal ini akan mendukung tercapainya tujuan bersama yaitu menciptakan lingkungan yang damai dan nyaman bagi semua kalangan.





