Petugas Kesulitan Bernapas Saat Evakuasi Tamu, Hotel di Bandar Lampung Terbakar

202309121855 Main.cropped 1694519747
202309121855 Main.cropped 1694519747

Petugas Keamanan Hotel Alami Sesak Napas Saat Evakuasi Tamu Akibat Kebakaran

Pada Sabtu (28/2/2026) pagi, sebuah kebakaran terjadi di Hotel Grand Anugerah Express yang berlokasi di Jalan Jendral Ahmad Yani, Kelurahan Palapa, Kecamatan Tanjung Karang Pusat, Kota Bandar Lampung. Peristiwa ini menimbulkan kepanikan di kalangan tamu dan staf hotel.

Salah satu petugas keamanan, Priantoko (39), mengalami sesak napas saat membantu proses evakuasi tamu hotel. Diduga, kondisi tersebut terjadi karena kehabisan oksigen akibat situasi darurat yang memicu kekacauan. Priantoko adalah salah satu dari dua korban luka dalam kejadian ini.

Kebakaran pertama kali dilaporkan oleh warga sekitar pada pukul 05.54 WIB. Sejumlah unit pemadam kebakaran langsung dikerahkan ke lokasi kejadian. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandar Lampung, Anthoni Irawan, menjelaskan bahwa respons cepat dilakukan dengan mengerahkan lima unit mobil pemadam kebakaran. Unit pertama tiba di lokasi hanya dalam waktu satu menit setelah diberangkatkan.

Berikut adalah daftar unit yang dikerahkan:

  • RAN Banteng 011
  • RAN Macan 021
  • RAN Supply 022
  • RAN Rajawali 01
  • Satu unit Rescue dari Mako Tendean

Sebanyak 20 personel diterjunkan dalam proses pemadaman. Api diduga berasal dari area dapur hotel dengan luas sekitar 4×6 meter. Menurut keterangan Ardan, staf bagian Bar dan Kitchen, api muncul akibat aktivitas staf dapur yang memanaskan minyak terlalu lama hingga mencapai titik api (overheat). Selanjutnya, api menyambar minyak dan menjalar ke plafon serta menghanguskan peralatan dapur.

Proses pemadaman berhasil diselesaikan pada pukul 06.55 WIB setelah petugas menggunakan empat tangki air dan alat bantu seperti empat SCBA, satu unit hexos, serta satu genset.

Selain Priantoko, seorang pengunjung hotel bernama Dwi Andini Pramesti (22) juga mengalami cedera. Dwi mengalami luka di bagian pelipis kanan dan terkilir pada kaki setelah melompat dari lantai dua untuk menyelamatkan diri. Kedua korban langsung dibawa ke RS Bumi Waras, Bandar Lampung, untuk mendapatkan perawatan intensif.

Dari kejadian ini, kerugian diperkirakan mencapai sekitar Rp 5 juta. Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam penanganan lebih lanjut oleh pihak berwajib.

Petugas pemadam kebakaran memastikan situasi telah aman dan mengimbau pengelola usaha, khususnya di sektor perhotelan dan kuliner, untuk lebih memperhatikan standar keselamatan kerja guna mencegah kejadian serupa terulang.


Pos terkait