Perjalanan Phetjeeja Lukjaoporongtom Menuju Sejarah di ONE Championship
Phetjeeja Lukjaoporongtom sedang berada di ambang sejarah dalam kariernya sebagai atlet pertarungan. Ia akan menghadapi Allycia Hellen Rodrigues dalam laga puncak ONE Fight Night 41, yang akan berlangsung di Lumpinee Stadium, Bangkok, pada hari Sabtu (14/3/2026). Pertandingan ini menjadi momen penting bagi Phetjeeja karena ia berusaha merebut sabuk Muay Thai dari Rodrigues, yang saat ini masih memegang gelar tersebut.
Jika berhasil menang, Phetjeeja akan menjadi petarung wanita Thailand kedua yang mampu meraih gelar juara di dua disiplin olahraga berbeda di ONE Championship. Ini adalah pencapaian yang hanya pernah diraih oleh beberapa atlet terbaik seperti Stamp Fairtex, Janet Todd, dan Stella Hemetsberger.
Phetjeeja telah menjadikan sabuk Muay Thai sebagai target utamanya sejak awal kariernya. Meskipun ia telah sukses dalam dunia kickboxing dengan mengalahkan legenda-legenda seperti Anissa Meksen dan Janet Todd, hatinya selalu tertuju pada Muay Thai. Olahraga ini tidak hanya membentuk identitasnya sebagai petarung, tetapi juga menjadi bagian dari akar keberhasilannya.
“Ketika Allycia ada di ONE Championship, saya belum bergabung. Saya tahu bahwa Stamp ada di sini dan Allycia juga hadir sebagai petarung wanita hebat,” ujarnya. “Saya terkesan melihat pertarungan mereka melawan Stamp. Saya terkesan dengan Allycia karena kemampuannya mempertahankan sabuk begitu lama.”
Alasan Phetjeeja beralih ke Muay Thai adalah karena ingin mengalahkan sang juara. “Saya ingin menjatuhkan sang juara,” tambahnya. Bagi Phetjeeja, ini bukan hanya tentang mengganti satu sabuk, tetapi juga membuktikan dirinya sebagai atlet yang mampu bersaing di berbagai cabang olahraga.
Dalam perjalanan karier yang hampir mencapai 20 tahun, Phetjeeja menyebut pertandingan ini sebagai yang paling penting. “Ini akan menjadi pertarungan paling penting dalam perjalanan karier saya sejauh ini,” katanya. “Menjadi juara dua olahraga rasanya seperti pound-for-pound. Saya harus jadi yang terbaik. Mendapatkan dua sabuk adalah hal yang luar biasa.”
Lawan yang Tidak Mudah
Di sisi lain, Allycia Hellen Rodrigues bukanlah lawan yang mudah. Petarung Brasil ini telah membuktikan kemampuannya dengan cara yang luar biasa. Ia merebut gelar juara Muay Thai dengan mengalahkan megabintang Thailand, Stamp Fairtex, dalam debutnya di ONE Championship. Sejak itu, Rodrigues terus mempertahankan sabuk dengan kombinasi kekuatan fisik dan teknik Muay Thai yang matang.
Phetjeeja mengakui bahwa Rodrigues memiliki kekuatan yang sangat luar biasa. “Perbedaan antara Allycia dan petarung lain adalah betapa kuatnya dia. Dia terlihat sangat kuat,” katanya. “Dia punya gaya berbeda, makanya dia berbeda dari petarung lain dan saya pikir dia sulit ditangani.”
Ia juga menyebut bahwa Rodrigues memiliki segalanya: agresivitas, kekuatan, serta senjata-senjata dalam Muay Thai. “Lututnya dan pukulannya sudah meningkat sangat banyak. Saya sudah mempelajarinya. Pukulannya, tendangannya, serangannya kuat dan dalam pola Muay Thai. Salah satu karakteristik terbaik dia adalah kekuatan fisiknya.”
Jadwal Pertandingan
ONE Fight Night 41 akan disiarkan pada hari Sabtu (14/3/2026) mulai pukul 09.00 WIB melalui platform Vidio, YouTube, dan Facebook ONE Championship. Pertandingan ini akan menjadi momen penting bagi Phetjeeja dalam perjalanan karier yang telah ia rancang sejak awal. Dengan tekad untuk meraih sejarah, ia siap memberikan pertunjukan terbaiknya di hadapan para penggemar olahraga pertarungan.





