PLN bekerja sama dengan MEBI dan Huawei operasikan SPKLU 480 kW cepat di Tangerang

Aa1jelin
Aa1jelin



PT PLN bersama PT Mega Energi Biru Indonesia (MEBI) dan Huawei Digital Power Indonesia baru saja meresmikan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) yang memiliki kapasitas ultra fast charging di kawasan Scientia, Summarecon Gading Serpong, Tangerang Selatan.

SPKLU Signature ZORA ini menawarkan daya hingga 480 kilowatt (kW), menjadi yang pertama di Indonesia dengan fitur split charging dan teknologi liquid cooling system. Infrastruktur ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan pengisian cepat di area dengan lalu lintas tinggi.

Teknologi Huawei FusionCharge memungkinkan pengisian daya dilakukan secara fleksibel, baik dari jaringan listrik utama maupun melalui integrasi sumber energi bersih menggunakan battery energy storage system (BESS). Sistem ini juga diklaim mampu beroperasi stabil meskipun dalam berbagai kondisi cuaca.

Direktur Transmisi dan Perencanaan Sistem PLN, Edwin Nugraha Putra, menyampaikan bahwa kolaborasi ini sejalan dengan upaya percepatan ekosistem kendaraan listrik nasional serta mendukung agenda dekarbonisasi sektor transportasi.

“Selain rendah emisi, penggunaan kendaraan listrik juga penting dalam menekan penggunaan BBM yang selama ini mayoritas diperoleh secara impor,” ujar Edwin dalam keterangan resmi.

Hingga Desember 2025, PLN bersama mitra telah mengoperasikan 4.655 unit SPKLU yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. PLN terus menargetkan perluasan infrastruktur pengisian daya seiring pertumbuhan populasi kendaraan listrik.

SPKLU Signature ZORA dilengkapi 12 konektor DC ultra fast charging dan satu konektor AC medium charging. Untuk pengisian daya dari state of charge (SoC) 10% ke 80%, waktu yang dibutuhkan sekitar 20 menit untuk kategori ultra fast charging dan 50 menit untuk medium charging.

Selain fungsi pengisian, fasilitas ini juga mengusung konsep destination charging dengan area tunggu bagi pengguna. Layanan digital turut disematkan melalui fitur Electric Vehicle Digital Services (EVDS) di aplikasi PLN Mobile, termasuk Trip Planner dan pengaturan antrean pengisian.

Presiden Komisioner Mega Energi Biru Indonesia, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, menyatakan pihaknya berkomitmen melanjutkan kerja sama dengan PLN untuk mempercepat pembangunan infrastruktur pengisian kendaraan listrik di Indonesia.

Sementara itu, CEO Huawei Digital Power Indonesia, Jin Song, menilai pengoperasian SPKLU ini sebagai capaian signifikan dalam penerapan teknologi pengisian daya berbasis kecerdasan buatan yang efisien dan andal.

Teknologi Terkini yang Mendukung Pengembangan Kendaraan Listrik

Berikut beberapa fitur unggulan dari SPKLU Signature ZORA:

  • Split Charging: Memungkinkan pengisian daya secara terpisah untuk dua kendaraan dalam satu waktu.
  • Liquid Cooling System: Mengurangi risiko overheating saat pengisian cepat.
  • FusionCharge: Teknologi yang memungkinkan pengisian daya dari jaringan listrik utama atau sistem penyimpanan energi bersih.
  • EVDS (Electric Vehicle Digital Services): Menyediakan layanan digital seperti Trip Planner dan pengaturan antrean pengisian.

Keuntungan Penggunaan SPKLU Ultra Fast Charging

Penggunaan SPKLU dengan teknologi ultra fast charging memberikan manfaat berikut:

  • Waktu Pengisian Cepat: Dari 10% ke 80% hanya membutuhkan waktu sekitar 20 menit.
  • Area Tunggu yang Nyaman: Pengguna dapat menunggu sambil menikmati fasilitas yang tersedia.
  • Kemudahan Akses: Dengan fitur digital, pengguna dapat mengatur pengisian secara lebih efisien.

Target Ekspansi Infrastruktur Pengisian Daya

PLN terus berupaya memperluas infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik di berbagai wilayah Indonesia. Hingga akhir 2025, jumlah SPKLU yang telah beroperasi mencapai 4.655 unit.

Dengan peningkatan populasi kendaraan listrik, PLN menargetkan penambahan SPKLU di area-area strategis agar akses pengisian daya semakin mudah dan merata.

Kolaborasi untuk Masa Depan Transportasi Berkelanjutan

Kolaborasi antara PLN, MEBI, dan Huawei Digital Power Indonesia menunjukkan komitmen bersama dalam membangun ekosistem kendaraan listrik yang lebih baik.

Dengan inovasi teknologi dan infrastruktur yang memadai, Indonesia semakin siap menghadapi era transportasi ramah lingkungan.

Pos terkait