Klarifikasi Polda Bali Mengenai Isu Keterlibatan Badan Intelijen Asing
Polda Bali memberikan penjelasan terkait isu yang beredar di media sosial mengenai keterlibatan badan intelijen asing dalam penanganan kasus penculikan Warga Negara (WN) Ukraina, Igor Komarov. Informasi tersebut menyebar melalui unggahan seorang influencer asal Rusia bernama Mr. Terimakasih, yang memiliki jumlah pengikut cukup besar di Bali.
Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, Mr. Terimakasih menyatakan bahwa badan intelijen dari dua negara, yaitu Ukraina dan Rusia, telah tiba di Bali untuk membantu penyidikan kasus ini. Ia juga menyebutkan adanya nota protes dari Administrasi Presiden Ukraina kepada Presiden Indonesia terkait situasi keamanan di Pulau Dewata.
Menanggapi spekulasi tersebut, Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Ariasandy, menegaskan bahwa hingga saat ini pihak kepolisian belum menerima laporan atau informasi resmi mengenai kedatangan tim intelijen dari kedua negara tersebut. “Polda Bali belum dapat informasi demikian (terkait kedatangan badan intelijen Ukraina dan Rusia),” ujar Kombes Pol Ariasandy saat dikonfirmasi mengenai kebenaran informasi tersebut.
Pihak kepolisian menekankan bahwa penanganan kasus penculikan Igor Komarov masih sepenuhnya berada di bawah kendali tim gabungan Polda Bali dan Polresta Denpasar. Koordinasi dengan Interpol juga dilakukan untuk mengejar tersangka di luar negeri.
Kemajuan Penyidikan Kasus Penculikan Igor Komarov
Sejauh ini, penyidikan kasus penculikan Igor Komarov telah menunjukkan kemajuan signifikan. Hingga Jumat, 27 Februari 2026, Polda Bali telah menetapkan enam orang WNA sebagai tersangka berinisial RM, BK, AS, VN, SM, dan DH. Mereka berkebangsaan Rusia dan Ukraina.
Polisi sedang berkoordinasi untuk menerbitkan Red Notice melalui Interpol karena para tersangka terdeteksi telah meninggalkan Indonesia, kecuali dua orang yang diduga masih berada di tanah air.
Kemajuan penyidikan diperoleh berkat analisis GPS mobil sewaan yang membawa penyidik ke sebuah vila di Tabanan. Di lokasi tersebut, ditemukan bercak darah yang identik dengan sampel darah di mobil operasional para pelaku.
Seorang pria berinisial C telah diamankan di Nusa Tenggara Barat pada 23 Februari lalu. Ia berperan sebagai penyewa kendaraan menggunakan paspor palsu.
Peran Aktif Mr. Terimakasih dalam Kasus Ini
Keterlibatan aktif Mr. Terimakasih dalam menyuarakan kasus ini tidak lepas dari masa lalu kelam yang dialaminya. Influencer yang dikenal dengan aksi dermawannya ini pernah menjadi korban dugaan penculikan dengan modus yang hampir serupa beberapa waktu lalu.
Pengalaman traumatis tersebut nampaknya menjadi alasan kuat mengapa ia terus membagikan informasi orang dalam terkait perkembangan kasus penculikan WNA di Bali.
Penyelidikan Lanjutan dan Temuan Penting
Hingga saat ini, Polda Bali masih mendalami motif penculikan serta nasib Igor Komarov. Mengenai temuan potongan tubuh manusia di Ketewel Gianyar, tim Bidokkes Polda Bali sedang melakukan uji DNA untuk mencocokkannya dengan DNA orang tua Igor guna memastikan apakah ada keterkaitan antara temuan tersebut dengan kasus penculikan ini.





