Polda Sulteng Lakukan Rakor Lintas Sektoral untuk Persiapan Operasi Ketupat
Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Operasi Ketupat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Kegiatan ini dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting dan dipimpin langsung oleh Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Listyo Sigit Prabowo.
Rakor tersebut merupakan bagian dari persiapan pengamanan arus mudik dan perayaan Idul Fitri, dengan tujuan memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di Sulawesi Tengah.
Dalam arahannya, Kapolri menekankan pentingnya sinergi dan soliditas antara Polri, TNI, kementerian/lembaga, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan dalam pelaksanaan Operasi Ketupat tahun ini. Ia menegaskan bahwa pengamanan Idul Fitri merupakan agenda nasional yang membutuhkan koordinasi terpadu, mulai dari pengaturan lalu lintas, pengamanan tempat ibadah, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, hingga objek wisata.
Partisipasi Berbagai Pihak dalam Rakor
Forum Rakor Lintas Sektoral tersebut turut dihadiri oleh sejumlah narasumber dari kementerian dan lembaga terkait. Di antaranya adalah Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Kapolri, Kepala BMKG, Wakil Menteri Pariwisata, Asisten Operasi Panglima TNI, Deputi Operasi SAR dan Kesiapsiagaan, Sekretaris Utama Basarnas, Direktur Utama Pertamina, Direktur Utama Jasa Marga, serta Direktur Utama Jasa Raharja.
Melalui forum ini, berbagai langkah strategis dibahas, termasuk kesiapan sarana dan prasarana, ketersediaan bahan bakar minyak, kelancaran arus lalu lintas di jalur mudik, mitigasi potensi bencana alam berdasarkan prakiraan cuaca, hingga upaya preventif untuk meminimalisir angka kecelakaan lalu lintas dan tindak kriminalitas selama periode Lebaran.
Partisipasi Forkopimda Sulawesi Tengah
Di Sulawesi Tengah, Rakor Lintas Sektoral diikuti secara virtual oleh unsur Forkopimda dan instansi terkait. Antara lain perwakilan Gubernur Sulawesi Tengah, Kapolda Sulawesi Tengah, Pangdam, Kepala BNN Sulawesi Tengah yang hadir langsung, serta perwakilan instansi terkait lainnya.
Polda Sulteng menyatakan kesiapan penuh dalam mendukung pelaksanaan Operasi Ketupat 1447 H. Dengan mengedepankan langkah preemtif, preventif, dan penegakan hukum secara humanis, diharapkan masyarakat dapat menjalankan ibadah dan merayakan Idul Fitri dengan aman, nyaman, serta lancar.
Strategi Pengamanan yang Dilakukan
Beberapa strategi utama yang akan diterapkan dalam Operasi Ketupat antara lain:
- Pengaturan lalu lintas: Memastikan kelancaran arus mudik melalui pengaturan titik-titik kemacetan dan penggunaan teknologi informasi untuk memberikan informasi lalu lintas secara real-time.
- Pengamanan tempat ibadah: Menjaga keamanan dan ketertiban di masjid, gereja, dan tempat-tempat ibadah lainnya.
- Kesiapan sarana dan prasarana: Memastikan ketersediaan bahan bakar, layanan kesehatan, dan fasilitas umum yang cukup untuk menghadapi lonjakan jumlah pengunjung.
- Mitigasi bencana alam: Melalui koordinasi dengan BMKG dan instansi terkait, memantau prakiraan cuaca dan mengambil langkah-langkah pencegahan jika terjadi bencana alam.
- Pencegahan kecelakaan dan tindak kriminalitas: Melalui patroli rutin dan sosialisasi keselamatan berkendara serta penguatan kerja sama dengan instansi lain untuk mengantisipasi tindak kejahatan.
Harapan untuk Kondisi yang Aman dan Nyaman
Dengan kolaborasi yang kuat antara berbagai pihak, diharapkan operasi pengamanan Lebaran tahun ini berjalan dengan baik. Seluruh elemen masyarakat, termasuk pengemudi, pejalan kaki, dan pengunjung wisata, dapat merayakan Idul Fitri dengan tenang dan nyaman tanpa mengkhawatirkan ancaman keamanan atau gangguan lalu lintas.





