Polisi Satlantas Ngada Selidiki Kecelakaan Maut di Bajawa

Kecelakaan Lalu Lintas Maut di Jalan Trans Flores, Satuan Lalu Lintas Polres Ngada Lakukan Penyelidikan

Satuan Lalu Lintas Polres Ngada kembali melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kecelakaan lalu lintas (lakalantas) yang menewaskan satu orang pengendara sepeda motor. Kejadian ini terjadi di Jalan Trans Flores, Kelurahan Mataloko, Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada.

Kasat Lantas Polres Ngada, Iptu Yoseph D. Tote. S.A.P, menjelaskan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan lanjutan untuk memastikan faktor penyebab kecelakaan secara menyeluruh.

“Kami masih mendalami peristiwa ini dengan mengumpulkan keterangan saksi, melakukan pemeriksaan kendaraan, serta melengkapi administrasi penyidikan sesuai prosedur hukum yang berlaku,” jelas Yoseph Tote, Senin (2/3/2026).

Detail Kecelakaan yang Terjadi

Menurut informasi yang diperoleh, kecelakaan tersebut terjadi pada Minggu (1/3), melibatkan dua unit sepeda motor. Salah satu kendaraan adalah Yamaha Jupiter Z warna merah dengan nomor polisi B 6906 UQB dan Yamaha Vixion warna hitam tanpa nomor polisi. Akibat kecelakaan ini, pengendara Yamaha Jupiter Z meninggal dunia di lokasi kejadian.

Petugas Sat Lantas Polres Ngada yang menerima laporan langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan TKP, pengaturan arus lalu lintas, serta olah TKP guna mengetahui penyebab pasti kecelakaan. Selain itu, petugas juga mengamankan barang bukti kendaraan dan mencatat keterangan saksi-saksi di lokasi kejadian.

Proses Evakuasi dan Pemulihan

Korban meninggal dunia selanjutnya dievakuasi ke RSUD Bajawa untuk dilakukan visum. Sementara itu, pengendara sepeda motor lainnya yang mengalami luka-luka mendapatkan perawatan medis di fasilitas kesehatan terdekat.

Yoseph Tote mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati, mematuhi aturan lalu lintas, serta mengurangi kecepatan saat melintasi jalur rawan kecelakaan.

“Keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab bersama. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, terutama di jalan dengan kondisi tikungan tajam seperti di jalur Trans Flores,” pungkas Yoseph Tote.

Data Kecelakaan Lalu Lintas di Kabupaten Ngada

Berdasarkan laporan, sepanjang tahun 2026 angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Ngada mengalami peningkatan. Total ada 14 kasus lakalantas sejak Januari hingga awal Maret 2026.

Dari data tersebut, terlihat bahwa kecelakaan lalu lintas masih menjadi tantangan serius bagi pihak kepolisian dan masyarakat setempat. Oleh karena itu, upaya pencegahan dan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berkendara harus terus ditingkatkan.

Langkah-Langkah Pencegahan dan Edukasi

Selain investigasi terhadap kecelakaan yang terjadi, pihak kepolisian juga terus melakukan edukasi dan sosialisasi tentang keselamatan berkendara. Hal ini dilakukan melalui berbagai program dan kegiatan yang diselenggarakan oleh Satuan Lalu Lintas Polres Ngada.

Beberapa langkah yang telah diambil antara lain:
* Pelaksanaan operasi rutin di jalur-jalur rawan kecelakaan.
* Pemasangan rambu-rambu lalu lintas yang jelas dan mudah dipahami.
* Sosialisasi tentang pentingnya menggunakan alat pelindung diri seperti helm dan jaket.

Dengan adanya upaya-upaya tersebut, diharapkan dapat mengurangi jumlah kecelakaan lalu lintas dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berlalu lintas.

Pos terkait