Pendampingan Petani oleh Polres Fakfak dalam Mendukung Ketahanan Pangan Nasional
Polres Fakfak, Papua Barat, terus memberikan dukungan kepada petani lokal dalam mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional. Dukungan ini dilakukan melalui berbagai bentuk pendampingan yang mencakup seluruh tahapan dari penanaman hingga serapan hasil panen.
Salah satu bentuk dukungan tersebut adalah dengan membantu menyerap hasil panen kelompok tani ke Perum Bulog Cabang Fakfak. Hal ini menjadi bukti komitmen Polres Fakfak dalam mendukung program pangan nasional secara berkelanjutan.
Kapolres Fakfak, AKBP Hendriyana, menjelaskan bahwa pendampingan tidak hanya dilakukan saat panen, tetapi juga sejak awal proses pertanian, mulai dari pembersihan lahan, penanaman, pemupukan hingga pengawalan penjualan hasil. Ia menyebutkan bahwa pada Selasa (24/2/2026) lalu, Polres Fakfak melakukan pengecekan kadar air dan penjualan jagung hibrida dari Kelompok Tani Jalan Nuri.
Pengecekan ini dipantau oleh Kanit Reskrim Polsek Fakfak IPDA La Dwy S. Jaya bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Wagom, Aiptu Harmanto. Pengujian kadar air menggunakan alat Grain Moisture Tester PM-450 oleh Asman SCCP Ilham Muhammadong menunjukkan angka 11,6 persen. Sebanyak 229 kilogram jagung kemudian resmi diterima dan masuk ke gudang Bulog.
Pendampingan berlanjut pada Jumat (27/2/2026) siang terhadap Kelompok Tani Tunas Baru, Kelurahan Dulan Pokpok. Hasil pengecekan kadar air menunjukkan angka 12,4 persen, yang dinyatakan memenuhi standar. Oleh karena itu, 400 kilogram jagung kembali terserap ke gudang negara.
Kapolres Hendriyana menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi lintas sektor. Ia mengakui bahwa sinergi dengan Dinas Pertanian dan para penyuluh pertanian lapangan menjadi kunci agar petani benar-benar merasakan pendampingan yang utuh.
Melalui pola kolaborasi berkelanjutan ini, Polres Fakfak memastikan hasil panen petani terserap optimal sekaligus memperkuat cadangan pangan pemerintah.
Keterlibatan Lintas Sektor dalam Program Ketahanan Pangan
Berikut beberapa aspek penting dalam pendampingan yang dilakukan oleh Polres Fakfak:
- Pemantauan Kualitas Jagung
- Penggunaan alat Grain Moisture Tester PM-450 untuk mengetahui kadar air jagung.
- Hasil pengujian di Kelompok Tani Jalan Nuri menunjukkan kadar air sebesar 11,6 persen.
-
Hasil pengujian di Kelompok Tani Tunas Baru menunjukkan kadar air sebesar 12,4 persen.
-
Kolaborasi dengan Instansi Terkait
- Kerja sama dengan Dinas Pertanian.
- Keterlibatan para penyuluh pertanian lapangan.
-
Kebersamaan dengan Perum Bulog dalam menerima hasil panen.
-
Proses Penyerapan Hasil Panen
- Penyerapan jagung dari Kelompok Tani Jalan Nuri sebanyak 229 kilogram.
- Penyerapan jagung dari Kelompok Tani Tunas Baru sebanyak 400 kilogram.
Pentingnya Pendampingan Berkelanjutan
Pendampingan yang dilakukan oleh Polres Fakfak tidak hanya berupa bantuan teknis, tetapi juga melibatkan berbagai pihak untuk memastikan keberlanjutan program ketahanan pangan. Dengan adanya kolaborasi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan pelaku pertanian, diharapkan dapat meningkatkan produktivitas petani serta memperkuat stabilitas pangan di wilayah Fakfak.





