Polres Pagar Alam Pastikan Hiburan Malam Tutup Selama Ramadan 1447 Hijriyah

Tempat Hiburan Malam Wajib Tutup
Tempat Hiburan Malam Wajib Tutup

Operasi Pekat Musi 2026: Polres Pagar Alam Lakukan Patroli di Tempat Hiburan Malam

Polres Pagar Alam melaksanakan Operasi Pekat Musi 2026 untuk memastikan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat selama bulan Ramadhan. Operasi ini dilakukan dengan mengunjungi berbagai tempat hiburan yang biasanya ramai pada malam hari, terutama di kawasan Gumay Manise dan Gunung Gare.

Operasi Pekat Musi merupakan salah satu inisiatif Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam menindak perjudian, prostitusi, pasangan mesum, premanisme, serta penjualan minuman keras. Tujuannya adalah untuk menciptakan suasana yang aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya umat Muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa.

Fokus pada Penutupan Hiburan Malam Selama Ramadhan

Salah satu fokus utama dari Operasi Pekat Musi 2026 adalah penutupan aktivitas hiburan malam selama bulan suci Ramadhan. Hal ini dilakukan sebagai langkah preventif agar suasana ibadah masyarakat tetap khidmat dan tenang. Dengan meningkatnya mobilitas masyarakat pada malam hari, Polres Pagar Alam mengintensifkan patroli skala besar.

Kabag Ops AKP Ramsi SH memimpin operasi tersebut, yang dimulai dengan menyisir sejumlah titik rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Patroli pertama dilakukan di kawasan hiburan malam di wilayah Gumai Manise. Hasil pengecekan menunjukkan bahwa seluruh tempat karaoke dalam kondisi tutup dan tidak beroperasi.

“Kondisi ini mencerminkan meningkatnya kepatuhan pelaku usaha sekaligus kesadaran kolektif masyarakat dalam menghormati umat Muslim yang tengah menjalankan ibadah puasa,” ujar Kabag Ops.

Patroli Lanjutan ke Kawasan Gunung Gare

Tim kemudian melanjutkan patroli ke kawasan Gunung Gare, tepatnya di Rumah Makan Salai Endby yang juga memiliki fasilitas karaoke. Hasil pengecekan menunjukkan bahwa tempat tersebut juga tidak beroperasi selama Ramadhan.

“Situasi ini dinilai berkontribusi positif terhadap terciptanya suasana ibadah yang lebih tenang, terutama saat pelaksanaan salat Isya dan Tarawih,” tambahnya.

Mewakili Kapolres Pagar Alam, Kabag Ops AKP Ramsi SH menegaskan bahwa patroli Operasi Pekat Musi merupakan langkah strategis yang bersifat preventif guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat selama bulan suci.

“Patroli Operasi Pekat Musi ini merupakan langkah preventif kepolisian untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas selama bulan puasa. Kami terus mengimbau masyarakat agar tidak menghidupkan karaoke, menghindari aktivitas mabuk-mabukan, perjudian, maupun kerumunan remaja yang berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban umum,” tambah AKP Ramsi, SH didampingi Kasi Humas Iptu Mansyur, SH.

Komitmen Kepolisian dalam Menjaga Stabilitas Keamanan

Kabag Ops menegaskan bahwa kehadiran personel di lapangan bukan sekadar patroli rutin, melainkan bentuk komitmen nyata kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan selama Ramadhan.

“Kehadiran polisi di tengah masyarakat merupakan bentuk komitmen kami untuk menjaga suasana Ramadhan tetap aman, tenang, dan kondusif sehingga masyarakat dapat beribadah dengan khusyuk,” tegasnya.


Pos terkait