Polri Prediksi Arus Mudik Lebaran 2026 Dalam Dua Gelombang

Aa1v5fjm
Aa1v5fjm



JAKARTA – Kepolisian RI memprediksi bahwa gelombang arus mudik Idul Fitri 1447 H atau Lebaran 2026 akan terjadi dalam dua tahap. Prediksi ini didasarkan pada pengalaman dan data yang diperoleh dari berbagai sumber terkait.

Gelombang pertama arus mudik diperkirakan terjadi pada tanggal 14 hingga 15 Maret 2026. Sementara itu, gelombang kedua diprediksi berlangsung pada 18 hingga 19 Maret 2026. Wakil Kepala Polri, Komjen Pol Dedi Prasetyo, menyampaikan informasi ini saat diwawancarai di Gedung Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta, Senin (2/3/2026).

Menurut Dedi, prediksi ini didasarkan pada survei yang dilakukan oleh Menteri Perhubungan. Ia menjelaskan bahwa potensi pergerakan masyarakat selama libur Lebaran 2026 mencapai 143,9 juta orang. Angka ini sedikit lebih rendah dibandingkan realisasi tahun sebelumnya, yaitu 146,4 juta orang pada Lebaran 2025.

“Angka tersebut menurun sebesar 2,57 juta orang atau 1,75 persen dibandingkan tahun 2025,” ujarnya.

Untuk mengamankan arus mudik dan balik Lebaran 2026, Polri akan melaksanakan Operasi Ketupat selama periode 13 Maret hingga 25 Maret 2026. Operasi ini melibatkan sebanyak 161.243 personel gabungan yang akan ditempatkan di berbagai titik strategis.

Beberapa langkah pengamanan akan dilakukan, termasuk penerapan sistem ganjil genap, one way, contraflow, delaying system, serta pembentukan buffer zone di pelabuhan. Selain itu, Polri juga akan mendirikan 2.746 posko yang terdiri dari:

  • 1.624 posko pengamanan
  • 779 posko pelayanan
  • 343 posko terpadu

Dedi menjelaskan bahwa kebijakan-kebijakan ini bertujuan untuk mengurangi kemacetan lalu lintas dan memastikan kelancaran arus mudik serta balik. Selain itu, posko-posko tersebut juga akan menjadi tempat bagi masyarakat untuk memperoleh informasi dan bantuan jika diperlukan.

Pihak kepolisian juga akan melakukan koordinasi dengan instansi terkait seperti Kementerian Perhubungan, Badan Pengusahaan Jalan Tol (BPJT), dan otoritas pelabuhan. Hal ini dimaksudkan agar semua pihak dapat bekerja sama dalam menghadapi lonjakan jumlah pemudik.

Selain itu, Polri juga akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang aturan lalu lintas dan keselamatan berkendara. Hal ini penting untuk meminimalkan risiko kecelakaan lalu lintas selama musim mudik.

Dengan adanya operasi dan langkah-langkah pengamanan yang telah disiapkan, diharapkan arus mudik Lebaran 2026 dapat berjalan lancar dan aman bagi seluruh pemudik.

Pos terkait