Polri siapkan layanan penitipan kendaraan saat mudik Lebaran

Aa1xlhj8
Aa1xlhj8

Layanan Penitipan Kendaraan untuk Pemudik Lebaran 2026

Polri mengumumkan pengadaan layanan penitipan kendaraan bermotor di kantor kepolisian setempat, yang ditujukan bagi masyarakat yang akan melakukan mudik pada Lebaran 2026. Layanan ini menjadi bagian dari rangkaian pengamanan Operasi Ketupat 2026, dengan tujuan memberikan rasa aman bagi warga yang meninggalkan rumah saat libur lebaran.

Wakil Kepala Polri, Komjen Pol Dedi Prasetyo, menjelaskan bahwa layanan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap masyarakat yang ingin memastikan keamanan kendaraan mereka selama masa mudik. “Polri juga memberikan pelayanan penitipan kendaraan bermotor di kantor kepolisian setempat bagi masyarakat yang nantinya akan melaksanakan kegiatan mudik,” ujarnya saat ditemui di Gedung PTIK, Jakarta, Senin (2/3/2026).

Selain layanan penitipan kendaraan, Polri juga memperkuat layanan hotline 110 untuk menerima pengaduan, laporan darurat, dan kebutuhan masyarakat selama periode mudik dan arus balik. Hal ini bertujuan untuk memastikan respons cepat dan efektif dalam menangani berbagai situasi yang mungkin terjadi.

Operasi Ketupat 2026 akan berlangsung selama 13 hari, mulai tanggal 13 Maret hingga 25 Maret 2026. Untuk mengamankan perayaan Idulfitri 1447 Hijriah, sebanyak 161.243 personel gabungan diterjunkan. Selain itu, Polri menyiagakan 2.746 posko yang terdiri atas 1.624 pos pengamanan, 779 pos pelayanan, dan 343 pos terpadu.

Ribuan posko ini akan mengamankan 185.608 obyek, termasuk masjid, lokasi shalat Id, pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, pelabuhan, bandara, serta objek wisata. Pengamanan ini dilakukan untuk memastikan kelancaran dan keamanan selama masa libur lebaran.

Dalam pengamanan arus mudik dan balik, Polri juga menyiapkan beberapa rekayasa lalu lintas di jalur tol, seperti sistem ganjil genap, one way, contraflow, delaying system, serta buffer zone di pelabuhan. Selain itu, tim quick response disiapkan untuk menangani situasi kontingensi yang mungkin terjadi.

Hasil survei Kementerian Perhubungan menunjukkan bahwa potensi pergerakan masyarakat pada libur Lebaran 2026 diperkirakan mencapai 143,9 juta orang. Angka ini turun 1,75 persen dibandingkan tahun 2025 yang mencapai 146,4 juta orang. Meski demikian, Dedi menegaskan bahwa Polri tetap mengantisipasi kemungkinan peningkatan jumlah pemudik di lapangan, terutama karena periode mudik tahun ini beririsan dengan libur Hari Raya Nyepi.

Pengamanan yang dilakukan oleh Polri diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat saat melakukan perjalanan mudik. Dengan berbagai langkah yang telah disiapkan, diharapkan operasi ketupat 2026 dapat berjalan lancar dan tanpa gangguan.

Pos terkait