Polri Terapkan Sistem Antrian di Pelabuhan Saat Mudik Lebaran

Aa1wjelu 1
Aa1wjelu 1

Skema Pengamanan di Pelabuhan Selama Mudik Lebaran 2026

Polri telah merancang skema pengamanan khusus di pelabuhan-pelabuhan selama musim mudik Lebaran 2026. Tujuan dari langkah ini adalah untuk mencegah terjadinya penumpukan kendaraan dan penumpang yang sering terjadi selama arus mudik.

Salah satu cara yang diterapkan adalah dengan memastikan bahwa pemangku kepentingan di pelabuhan memberikan layanan sesuai urutan kedatangan. Polri menyarankan penggunaan metode First Come First In (yang datang lebih dulu, masuk lebih dulu) sebagai solusi untuk menghindari antrean yang tidak terkendali.

“Kami menyarankan bahwa kita menggunakan metode First Come First In. Karena kalau kita melihat dari kapan dia membeli tiket kapal, dan kemudian harus masuk sesuai dengan tanggal yang ada di tiket kapal, ini juga akan mengakibatkan terjadinya potensi penumpukan,” ujar Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat Rakor di PTIK, Senin (2/3).

Ia juga meminta izin kepada para stakeholder terkait agar mereka bisa mengatur antrian dengan baik. “Kami mohon izin kepada stakeholder terkait, siapa yang datang duluan dia langsung masuk kapal,” tambahnya.

Penerapan Skema Lalu Lintas di Kawasan Banten

Selain di sekitar pelabuhan, Polri juga memberlakukan skema lalu lintas di kawasan Banten. Tujuannya adalah untuk memaksimalkan penggunaan tiga pelabuhan yang ada di wilayah tersebut.

Setiap pelabuhan akan menerapkan tiga jenis skema berdasarkan kondisi lalu lintas, yaitu:

  • Hijau: Situasi normal dengan antrean yang lancar.
  • Kuning: Antrean kendaraan mencapai titik tertentu, seperti SPBU Cikuasa Atas.
  • Merah: Antrean kendaraan mencapai gerbang tol atau area yang tidak dapat menampung lagi.

Penerapan di Pelabuhan Merak

Di Pelabuhan Merak, situasi hijau didefinisikan sebagai kondisi di mana terdapat tujuh dermaga yang digunakan, termasuk jalur pejalan kaki dan kendaraan roda empat. Saat situasi kuning, antrean kendaraan mencapai SPBU Cikuasa Atas. Sementara itu, pada situasi merah, antrean kendaraan mencapai Gerbang Tol Merak.

Penerapan di Pelabuhan Ciwandan

Pelabuhan Ciwandan juga menerapkan skema yang sama. Di tiga dermaga yang ada, terdapat situasi hijau, kuning, dan merah. Dengan demikian, pengaturan lalu lintas tetap dilakukan secara efektif dan terstruktur.

Penerapan di Pelabuhan BBJ

Untuk Pelabuhan BBJ, Polri juga melakukan pembagian skema berdasarkan kondisi lalu lintas. Khusus untuk truk tangki, truk tronton, dan alat berat, terdapat situasi hijau ketika arus lancar, situasi kuning ketika kendaraan mencapai pintu masuk pelabuhan, dan situasi merah ketika buffer zone di PT SMI dan Jalan Lingkar sudah tidak bisa menampung lagi.

“Kami mohon untuk selanjutnya disesuaikan,” tutup Listyo.

Pos terkait