Populer Sulut: ASN Bolsel Dilarang Gunakan LPG 3 Kg, Jalan Boltim-Kotamobagu Rusak Parah

Sekertaris Daerah Kabupaten Klaten Jajang Prihono 2 1
Sekertaris Daerah Kabupaten Klaten Jajang Prihono 2 1

Larangan Penggunaan LPG 3 Kilogram di Bolsel

Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) telah menerbitkan kebijakan yang melarang penggunaan tabung LPG tiga kilogram bagi sejumlah kelompok masyarakat. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Nomor 100/150/2026/Sekr yang dikeluarkan oleh Bupati Bolsel, Iskandar Kamaru. Tujuan dari larangan ini adalah untuk memastikan bahwa subsidi LPG benar-benar tersalurkan kepada masyarakat yang berhak, seperti rumah tangga miskin, pelaku usaha mikro, nelayan kecil, dan petani.

Dalam surat edaran tersebut, disebutkan bahwa pangkalan LPG dilarang menjual tabung tiga kilogram kepada Aparatur Sipil Negara (ASN), anggota TNI/Polri, pegawai BUMN/BUMD, pelaku usaha non-mikro, serta masyarakat dengan penghasilan di atas Rp 1,5 juta per bulan. Kelompok-kelompok ini dianjurkan untuk menggunakan LPG non-subsidi dengan ukuran 5,5 kilogram atau 12 kilogram. Langkah ini diambil untuk mengatur distribusi LPG agar subsidi pemerintah dapat benar-benar dinikmati oleh masyarakat yang berhak.

Jalan Penghubung Boltim-Kotamobagu Rusak Parah

Kondisi jalan penghubung antara Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) dan Kotamobagu semakin memprihatinkan. Beberapa titik jalan terputus total, sementara tepiannya mulai tergerus longsor. Warga setempat menyampaikan keluhan mereka, khususnya terkait bahaya yang dihadapi saat malam hari. Menurut salah satu warga, Rudini, kondisi jalan sangat berbahaya karena banyak tepian yang terancam longsor.

Hingga kini, jalan tersebut belum tersentuh perbaikan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Utara. Hal ini menimbulkan kekecewaan di kalangan warga, yang merasa diperlakukan tidak adil. Mereka berharap pihak terkait segera melakukan tindakan untuk memperbaiki jalan tersebut agar dapat digunakan kembali secara aman dan layak.

Persiapan Cap Go Meh di Manado

Cap Go Meh atau Goan Siau 2577 akan digelar di Kampung Cina, Manado, pada Rabu (3/3/2026). Sebanyak 11 Tang Sin dipastikan tampil dalam prosesi yang menjadi puncak perayaan Imlek tersebut. Ketua Perhimpunan Tempat Ibadah Tridharma (PTITD) Manado, Ridwan Sanyoto, menyampaikan bahwa kesebelas Tang Sin itu berasal dari sembilan klenteng di Kota Manado.

Selain itu, 14 kio atau usungan juga akan mengiringi arak-arakan Cap Go Meh. Arak-arakan dibagi menjadi barisan ritual dan non-ritual. Barisan non-ritual akan menampilkan ragam budaya dari berbagai daerah di Sulut, seperti kabasaran, musik bambu, dan pertunjukan budaya lainnya. Rute pawai tetap menggunakan pola “kupu-kupu” yang mengelilingi kawasan Kampung Cina, sama seperti tahun sebelumnya.

Sebagai persiapan spiritual, umat Tridharma telah menjalani puasa Cia Cai selama 10 hari. Ridwan Sanyoto juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Manado dan pihak kepolisian yang mendukung kelancaran kegiatan.

Berita Terkini Lainnya

Beberapa berita populer di portal berita hari ini, Senin (2/3/2026), mencakup berbagai isu penting yang sedang dibahas oleh masyarakat. Mulai dari kebijakan pemerintah hingga kondisi infrastruktur yang memerlukan perhatian serius. Warga dan para pemangku kepentingan terus memantau perkembangan situasi tersebut.

Pos terkait