KUDUS: ASN Diimbau Berdonasi untuk THR PPPK Paruh Waktu
Para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, diimbau untuk berdonasi sebagai bentuk dukungan dalam memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu.
Diketahui bahwa ASN terdiri dari Pegawai Negeri Sipil (PNS), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), dan PPPK Paruh Waktu. Jumlah PNS dan PPPK di Kabupaten Kudus mencapai 6.741 orang, yang telah dipastikan akan menerima THR pada tahun 2026. Sementara itu, jumlah PPPK paruh waktu di Pemkab Kudus sebanyak 2.606 orang.
Donasi dari 6.741 PNS dan PPPK tersebut akan digunakan sebagai THR bagi 2.606 orang PPPK Paruh Waktu. Namun, karena donasi bersifat sukarela, belum dapat diketahui besaran uang yang akan terkumpul.
Imbauan ini disampaikan oleh Bupati Kudus Sam’ani Intakoris. Ia menegaskan bahwa donasi ini dilakukan secara sukarela dan tanpa ada unsur pemaksaan. “Imbauan untuk berdonasi ini sifatnya sukarela dan tanpa unsur paksaan,” ujarnya saat ditemui usai memimpin apel peringatan Hari Sampah Nasional di Lapangan Tennis Indoor Angga Sasana Kridha Kudus, Senin (23/2).
Pengumpulan donasi akan dikoordinasikan oleh masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD), karena PPPK paruh waktu tersebar di berbagai OPD. Sam’ani menjelaskan bahwa sesuai regulasi yang berlaku, PPPK paruh waktu tidak memperoleh THR dari pemerintah. Oleh karena itu, ajakan berdonasi ini merupakan bentuk empati dan solidaritas dari ASN yang menerima THR agar bisa berbagi kebahagiaan menjelang Lebaran 2026 atau Idulfitri 1447 Hijriah.
Mekanisme pengumpulan donasi akan dikoordinasikan di tingkat OPD, kemudian disalurkan kepada PPPK paruh waktu melalui kepala dinas masing-masing. “Ini sebagai bentuk solidaritas. Teman-teman OPD mengumpulkan donasi dari ASN yang berkenan berbagi kepada teman-teman yang tidak mendapatkan THR. Yang penting tidak ada pemaksaan dan dilakukan dengan ikhlas,” ujarnya.
Sam’ani juga menyampaikan bahwa program serupa pernah dilakukannya saat menjabat Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kudus. Saat itu, donasi dikumpulkan sebagai wujud kebersamaan dan kepedulian antar-pegawai di lingkungan pemerintahan. “Aksi donasi ini dalam rangka solidaritas untuk berbahagia bersama dalam merayakan hari raya. Kami berharap semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di kalangan ASN dapat terus terjaga, sehingga seluruh pegawai, termasuk PPPK paruh waktu tetap dapat merasakan kebahagiaan dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri,” ujarnya.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Kudus Famny Dwi Arfana siap melaksanakan arahan Bupati Kudus untuk mengajak jajaran ASN PNS dan PPPK di lingkungan PMD Kudus berdonasi sesuai keikhlasan masing-masing. “Total ASN di kantor Dinas PMD ada 32 orang, sedangkan PPPK paruh waktu ada 10 orang, serta ditambah dua tenaga alih daya (outsourcing),” ujarnya.
Nantinya, kata dia, hasil donasi dari ASN di lingkungan Dinas PMD akan diberikan kepada 12 pegawai yang secara regulasi tidak mendapatkan THR 2026.





