Prabowo: Anak Desa Langsung Keluhkan ke Presiden via TikTok

Aa1we4va
Aa1we4va



Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa media sosial TikTok kini menjadi sarana penting bagi anak-anak di desa untuk menyampaikan keluhan mereka langsung kepada pemerintah pusat. Dalam pidatanya, ia mengungkapkan bahwa sering menerima pesan dari pelajar yang tinggal di daerah terpencil, yang menyampaikan berbagai masalah seperti akses pendidikan hingga infrastruktur dasar seperti jembatan penghubung.

“Ada banyak anak desa yang berbicara langsung kepada saya melalui TikTok atau mengirim pesan langsung ke Presiden. Mereka berkata, ‘Pak Presiden, kami tidak punya jembatan, kami harus basah kuyup setiap hari untuk berangkat sekolah’,” ujar Prabowo saat menjadi pembicara dalam acara Business Summit di US Chamber of Commerce di Washington DC, Amerika Serikat, pada Rabu (18/2).

Menurut Prabowo, sebagian besar warga Indonesia kini memiliki perangkat gawai, sehingga keluhan masyarakat bisa langsung sampai kepada Presiden tanpa memerlukan perantara. Kondisi ini menuntut pemerintah untuk bertindak cepat dan responsif.

“Agar mereka merasa bahwa pemerintah pusat dan Presiden mereka mendengarkan dan bertindak,” tambahnya.

Ketua Umum Partai Gerindra itu juga menceritakan pengalaman yang paling membekas ketika menerima pesan dari seorang kepala sekolah di daerah terisolasi Papua. Kepala sekolah tersebut merasa sangat senang karena pertama kalinya merasakan manfaat papan interaktif digital.

Pemerintah sedang gencar mendorong digitalisasi pendidikan nasional dengan menyalurkan papan interaktif digital ke sekolah-sekolah jenjang pendidikan dasar menengah dan vokasi. Prabowo menyebutkan bahwa pemerintah telah mendistribusikan lebih dari 288 ribu layar interaktif ke sekolah-sekolah di seluruh Indonesia pada akhir Desember 2025 lalu.

“Target saya adalah pada akhir masa jabatan saya, semua ruang kelas di seluruh Indonesia akan memiliki layar interaktif ini,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa digitalisasi pendidikan membuka peluang untuk pendidikan jarak jauh, terutama bagi sekolah di pulau terpencil dan wilayah pegunungan. Melalui studio pusat, guru-guru terbaik dapat mengajar secara daring untuk daerah yang masih kekurangan tenaga pendidik.

“Dari Jakarta, saya bisa melihat ruang kelas mana pun di pelosok Indonesia. Saya bisa melihat apakah gurunya ada atau tidak, bagaimana suasana hati anak-anak,” kata Prabowo.

Pos terkait