Prabowo: Board of Peace Kunci untuk Perdamaian Gaza

Aa1weljh
Aa1weljh

Presiden Prabowo Subianto Menjelaskan Peran Indonesia dalam Dewan Perdamaian Gaza

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, menyampaikan pentingnya keterlibatan Indonesia dalam menjadi anggota Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP). Ia menilai dewan tersebut dapat berperan dalam menghentikan konflik yang terjadi antara Israel dan Palestina di Jalur Gaza. Dalam pertemuan perdana forum BoP yang berlangsung di Washington D.C, Amerika Serikat (AS) pada pekan ini, Prabowo mendapat undangan dari Presiden AS Donald Trump untuk hadir dan membahas tindak lanjut dari perjanjian gencatan senjata di Gaza.

“Ini akan menjadi pertemuan yang sangat penting bagi saya,” ujar Prabowo dalam sambutannya pada acara Gala Iftar Dinner Business Summit di U.S. Chamber of Commerce, Washington DC, pada Rabu (18/2) waktu setempat seperti disiarkan dalam Youtube Sekretariat Presiden.

Prabowo menilai bahwa pertemuan perdana ini memiliki arti strategis bagi kawasan Timur Tengah dan upaya perdamaian global secara keseluruhan. Meskipun ia mengakui masih ada hambatan dalam berjalannya Dewan Perdamaian, ia tetap optimis bahwa partisipasi Indonesia bisa memberikan kontribusi positif.

Penandatanganan Piagam Dewan Perdamaian Gaza

Sebelumnya, Prabowo turut serta dalam penandatanganan Piagam Dewan Perdamaian Gaza yang dibuat oleh Trump. Penandatanganan dilakukan selama agenda World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, pada Kamis (22/1). Ia menjelaskan alasan Indonesia bergabung dalam forum ini, yaitu sebagai bentuk kontribusi Indonesia dalam mencapai perdamaian di wilayah Gaza.

Penandatanganan piagam tersebut dilakukan bersama dengan Perdana Menteri Hungaria Viktor Orban. Selain Prabowo dan Victor Orban, sejumlah pemimpin negara lain juga turut meneken keikutsertaan dalam Board of Peace. Mereka antara lain pimpinan Argentina, Armenia, Azerbaijan, Bahrain, Belarus, Mesir, Israel, Kosovo, Kazakstan, Yordania, Maroko, Pakistan, Paraguai, Qatar, Arab Saudi, Turki, Uni Emirat Arab, Uzbekistan, dan Vietnam.

Situasi Terkini di Jalur Gaza

Di sisi lain, situasi di Jalur Gaza terus memburuk. Pasukan Israel terus mengerahkan kekuatan militernya terhadap warga Palestina. Laporan dari Al Jazeera pada 18 Februari menyebutkan bahwa pasukan bersenjata Israel menewaskan sedikitnya dua warga Palestina dalam insiden terpisah di Jalur Gaza pada Rabu (18/2).

Selain itu, Israel juga menghalangi ribuan warga Palestina untuk mengakses perawatan medis darurat dengan membatasi pembukaan perlintasan Rafah yang menghubungkan Gaza dengan Mesir. Koresponden Al Jazeera di lapangan melaporkan seorang anak tewas di Gaza bagian utara setelah sebuah drone Israel menargetkan anak-anak yang sedang menuju lokasi rumah mereka yang hancur di kawasan itu.

Kantor berita Palestina, Wafa, mengabarkan tentara Israel juga menembaki dan menewaskan Muhand Jamal al-Najjar (20) di dekat bundaran Bani Suheila, sebelah timur Kota Khan Younis. Kementerian Kesehatan Palestina melaporkan adanya 600 warga Palestina yang tewas dan lebih dari 1.600 lainnya luka-luka. Angka tersebut tercatat sejak gencatan senjata mulai berlaku pada pertengahan Oktober yang kerap dilanggar Israel hampir setiap hari.

Pos terkait