Prabowo Undang Menteri ESDM dan Pejabat Lain ke Istana, Apa Isinya?

Aa1jvo7d 1
Aa1jvo7d 1

Presiden Prabowo Panggil Menteri ESDM ke Istana

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengundang Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, serta beberapa menteri lainnya ke Istana Kepresidenan di Jakarta pada hari Senin, 2 Maret 2026. Pertemuan ini dilakukan untuk membahas berbagai isu strategis terkait pasokan energi nasional, khususnya setelah penutupan Selat Hormuz oleh Iran.

Bahlil menyampaikan bahwa kedatangannya ke Istana tidak hanya sekadar melaporkan situasi terkini, tetapi juga untuk membahas dampak dari penutupan Selat Hormuz terhadap pasokan minyak dunia. Ia menjelaskan bahwa situasi geopolitik yang sedang terjadi menjadi perhatian utama pemerintah, terlebih karena Indonesia masih melakukan impor minyak sebelum perayaan Lebaran.

“Kami memperhatikan kondisi terkini, terutama terkait dengan geopolitik. Penutupan Selat Hormuz oleh Iran menjadi antisipasi penting terhadap pasokan minyak global,” ujarnya saat berada di Istana Kepresidenan.

Menurut informasi yang diperoleh, Iran menutup Selat Hormuz sebagai respons atas serangan gabungan antara Amerika Serikat dan Israel. Hal ini berpotensi mengganggu aliran minyak internasional yang melalui jalur tersebut, termasuk bagi negara-negara yang bergantung pada pasokan minyak dari wilayah Teluk Persia.

Meski demikian, Bahlil belum banyak memberikan detail tentang teknis pembahasan yang akan disampaikan kepada Presiden. Ia menyatakan bahwa Kementerian ESDM akan segera menggelar rapat bersama Dewan Energi Nasional (DEN) RI.

“Nanti, saya besok insya Allah akan menggelar rapat Dewan Energi Nasional. Sebelum itu, kami akan melakukan rapat terlebih dahulu baru kemudian melaporkan hasilnya,” jelas Bahlil.

Pembahasan Terkait Kondisi Pangan Pasca Perang

Di sisi lain, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, juga mengungkapkan kemungkinan adanya pembahasan mengenai kondisi pangan pasca-perang di Timur Tengah. Ia menyebutkan bahwa pemerintah sedang mempersiapkan langkah-langkah antisipasi terhadap potensi gangguan pasokan pangan akibat konflik regional.

“Kami akan membahas antisipasi pangan pasca-perang di Timur Tengah. Nanti lah, rapat dulu ya,” ujarnya singkat.

Konflik Israel dan AS dengan Iran

Sebelumnya, Iran menjadi sasaran serangan Israel dan Amerika Serikat pada Sabtu, 28 Februari 2026, pagi waktu setempat. Israel menjadi pihak pertama yang mengonfirmasi bahwa negaranya resmi menyerang Iran. Tak lama kemudian, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, secara resmi mengumumkan bahwa Negeri Paman Sam bergabung dalam serangan tersebut.

Perang antara Israel dan Amerika Serikat dengan Iran ditandai dengan serangan roket dan rudal yang menghujani langit Teheran. Beberapa titik vital, seperti kediaman di lingkungan Narmak, tempat mantan presiden Mahmoud Ahmadinejad tinggal, menjadi target serangan.

Iran langsung membalas serangan tersebut dengan menembakkan sejumlah rudal ke lokasi yang terkait dengan operasi militer AS. Beberapa pangkalan udara AS yang diserang antara lain Al Udeid di Qatar, Pangkalan Udara Al-Salem di Kuwait, Pangkalan Udara Al-Dhafra di Uni Emirat Arab, serta Markas Armada Kelima AS di Bahrain.

Pertemuan Presiden Prabowo dengan para menteri ini menunjukkan bahwa pemerintah sedang memantau perkembangan situasi global yang bisa berdampak pada stabilitas ekonomi dan energi nasional.

Pos terkait