Pramono Larang Bangun Lapangan Padel di Permukiman

Aa1hxus5
Aa1hxus5

Larangan Pembangunan Lapangan Padel di Kawasan Perumahan

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengeluarkan kebijakan terkait pembangunan lapangan padel di kawasan perumahan. Kebijakan ini dikeluarkan dengan tujuan untuk menjaga ketenangan dan kenyamanan warga setempat, sehingga aktivitas sehari-hari tidak terganggu.

Kebijakan tersebut hanya berlaku untuk lapangan padel yang baru akan dibangun. Hal ini disampaikan oleh Pramono setelah menggelar rapat terbatas bersama jajaran pemerintah daerah untuk membahas aturan penggunaan lapangan padel di Jakarta.

“Untuk lapangan padel sudah diputuskan, perizinan baru untuk pembangunan atau lapangan padel tidak diperbolehkan di zona perumahan, semuanya harus di zona komersial, untuk yang baru,” ujar Pramono di Balai Kota, Jakarta, Selasa (24/2).

Batas Waktu Operasional Lapangan Padel

Selain larangan pembangunan, Pramono juga menetapkan batas waktu operasional lapangan padel yang sudah ada di kawasan permukiman. Ia meminta kepada jajarannya, seperti walikota dan camat, untuk melakukan negosiasi dengan pemilik lapangan.

Pramono meminta agar lapangan padel yang berizin dapat beroperasi hingga pukul 20.00 WIB. Tujuannya adalah agar tidak mengganggu masyarakat sekitar.

“Sehingga untuk semua lapangan padel yang ada di perumahan, maksimum, walaupun sudah mendapatkan izin PBG, maksimum jam 20.00 malam,” tegas Pramono.

Alasan di Balik Kebijakan Ini

Sebelumnya, Pramono sempat menyatakan bahwa ia akan membatasi jam operasional lapangan padel, khususnya yang berada di tengah permukiman warga. Menurutnya, aktivitas olahraga yang sedang populer ini harus menerapkan toleransi agar tidak mengganggu kehidupan sehari-hari masyarakat.

“Bahkan ada yang bayinya satu setengah tahun, nggak bisa tidur karena malam-malam orang masih berteriak-teriak main padel, menurut saya juga nggak fair,” ungkap Pramono.

Penjelasan Lebih Lanjut Mengenai Aturan

Aturan ini bertujuan untuk menciptakan keseimbangan antara kebutuhan masyarakat akan fasilitas olahraga dan kebutuhan untuk menjaga kenyamanan lingkungan. Dengan membatasi jam operasional, diharapkan tidak ada konflik antara pengguna lapangan padel dan warga sekitar.

Pramono juga menekankan bahwa kebijakan ini tidak akan berlaku untuk lapangan padel yang sudah berdiri sebelum kebijakan ini dikeluarkan. Namun, mereka tetap diwajibkan untuk mematuhi aturan jam operasional yang ditetapkan.

Langkah-Langkah yang Dilakukan Pemerintah

Beberapa langkah telah diambil oleh pemerintah daerah dalam menerapkan kebijakan ini. Di antaranya:

  • Koordinasi dengan pihak-pihak terkait seperti walikota dan camat untuk memastikan pelaksanaan kebijakan sesuai dengan rencana.
  • Edukasi kepada pemilik lapangan padel tentang pentingnya menjaga ketenangan lingkungan.
  • Pengawasan rutin terhadap operasional lapangan padel di kawasan permukiman.

Dengan adanya kebijakan ini, diharapkan masyarakat Jakarta dapat menikmati olahraga padel tanpa mengganggu kenyamanan lingkungan sekitarnya.

Pos terkait