Pramono Siapkan Diskon Pajak dan Transportasi Gratis Saat Lebaran

Aa1xiwpk
Aa1xiwpk

Inisiatif Pemprov DKI Jakarta untuk Meningkatkan Kondusivitas Ibu Kota

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengumumkan sejumlah insentif khusus selama periode Idul Fitri 1447 H/2026 M. Tujuannya adalah untuk mendorong masyarakat agar merayakan Lebaran di Ibu Kota, bukan justru meninggalkannya. Dengan tema “Mudik ke Jakarta,” pemerintah provinsi berupaya memberikan berbagai bentuk dukungan kepada warga.

Salah satu insentif yang diberikan adalah potongan pajak serta penggratisan sarana transportasi umum selama masa liburan. Hal ini diharapkan dapat memperkuat rasa kebersamaan dan memperbaiki kondisi sosial di Jakarta.

Safari Ramadan dan Peran Ulama dalam Memperkuat Persaudaraan

Sebelumnya, Pramono menghadiri kegiatan Safari Ramadan 1447 H/2026 M bersama para ulama dan umara se-DKI Jakarta di Pondok Pesantren Al Hamid, Cilangkap Baru, Jakarta Timur, pada Sabtu (28/2/2026). Dalam kesempatan itu, dia menegaskan pentingnya memperkuat sinergi antara ulama dan umara dalam menjaga harmoni, persatuan, dan kondusivitas Ibu Kota.

Menurut dia, Safari Ramadan merupakan tradisi yang telah mengakar kuat dalam kehidupan umat Islam Indonesia. Kegiatan ini menjadi wujud nyata penguatan nilai-nilai keagamaan dalam merajut ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah basyariyah di tengah masyarakat yang majemuk.

“Kami menyadari masih terdapat berbagai tantangan, seperti intoleransi, penyebaran hoaks, hingga provokasi berbasis identitas. Dalam menghadapi situasi tersebut, kami sangat membutuhkan dukungan para ulama sebagai waratsatul anbiya untuk menenangkan suasana dan memperkuat persaudaraan,” kata dia.

Rencana Haul Ulama Betawi dan Pengembangan MTQ

Selain itu, Pramono menyampaikan gagasan utama untuk membangun Jakarta yang religius dan berbudaya. Pertama, Pemprov DKI Jakarta berencana menyelenggarakan haul ulama Betawi setiap bulan Juli dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Jakarta. Kegiatan tersebut akan dipusatkan di Monas sebagai bentuk penghormatan kepada para ulama dan tokoh yang berjasa bagi Ibu Kota.

Pramono juga mendorong agar Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) kembali digiatkan hingga tingkat paling bawah, mulai dari RT, RW, kelurahan, kecamatan, kota/kabupaten, hingga provinsi. Kompetisi ini akan memperebutkan Piala Gubernur sebelum para juara melaju ke tingkat nasional.

Ajakan untuk Menjaga Jakarta di Tengah Dinamika Global

Selain itu, Pramono juga mengajak seluruh ulama, tokoh agama, dan elemen masyarakat untuk bersama menjaga kondusivitas Jakarta di tengah dinamika global yang tengah memanas. Ajakan ini disampaikan menyusul eskalasi konflik di Timur Tengah yang dipicu oleh serangan Israel ke Iran pada Sabtu.

“Mari kita jaga keteguhan, kenyamanan, keselamatan, dan kebahagiaan warga Jakarta. Ini adalah tugas kita bersama,” ajaknya.

Diberitakan, pada Sabtu, Israel melancarkan serangan udara terbesar dalam sejarah Angkatan Udaranya dengan mengerahkan 200 pesawat militer, termasuk jet tempur siluman F-35. Mereka menyerang 500 target di Iran barat dan tengah, meliputi sistem pertahanan udara, instalasi rudal balistik, dan peluncur rudal di wilayah Qom.

Tak tinggal diam, Iran merespons dengan operasi Truthful Promise 4, meluncurkan 125 rudal ke Israel. Serangan balasan ini juga menargetkan pangkalan militer Amerika Serikat di sejumlah negara Teluk, seperti Qatar, UEA, Bahrain, dan Kuwait.

Konflik global ini pun berimbas pada sektor energi dalam negeri, ditandai dengan pengumuman kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) oleh Pertamina pada Minggu pagi.





Pos terkait