Pramugari 1980-an, Naysilla Mirdad Pangkas Rambut untuk Film Kapal Terbang

59f701291ec1e Naysila Mirdad 1265 711 1
59f701291ec1e Naysila Mirdad 1265 711 1

Naysilla Mirdad Bertransformasi dalam Film Kapal Terbang

Naysilla Mirdad semakin menunjukkan komitmennya dalam menjajaki dunia perfilman. Di proyek terbarunya, film Kapal Terbang, dia berperan sebagai pramugari bernama Puspita. Peran ini memaksa Naysilla untuk melakukan transformasi signifikan baik dari segi penampilan maupun karakter.

Film Kapal Terbang mengangkat kisah nyata yang terjadi pada 21 Maret 1981, ketika pesawat Garuda Indonesia dibajak oleh sekelompok orang. Karena latar belakang film ini adalah era 1980-an, Naysilla harus menyesuaikan penampilannya agar sesuai dengan masa tersebut. Hal ini menjadi tantangan tersendiri baginya.

Salah satu perubahan paling mencolok adalah gaya rambut. Naysilla harus rela memotong rambutnya yang selama ini menjadi identitasnya. Ia mengakui bahwa tuntutan ini cukup berat, tetapi ia memahami bahwa itu bagian dari tanggung jawab sebagai aktor.

”Sebenarnya lucu banget, tapi buat di-updo itu rambut aku jadi diratain belakangnya. Aku jadi potong rambut. Padahal, sebelumnya kan ada layer-layer,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa perubahan ini tidak hanya sekadar fisik, tetapi juga mental. Naysilla menganggap bahwa seorang aktor seperti kanvas yang bisa diubah sesuai kebutuhan karakter. Ia pun bersikeras untuk tidak setengah-setengah dalam menjalani perannya.

”Iya, sedih juga. Tapi nggak apa-apa, namanya buat kebutuhan karakter. Menurut aku, aktor itu kan seperti kanvas. Diapa-apain untuk menyesuaikan karakter ya sudah terima, harus komitmen, gitu sih,” jelasnya.

Pemain Utama dan Sinematografi

Film Kapal Terbang disutradarai oleh Ozan Ruz dan dibintangi oleh sejumlah aktor ternama seperti Oka Antara, Teuku Rifnu Wikana, Jeremy Thomas, Nagra Pakusadewo, Pierre Gruno, Aufa Assagaf, dan lainnya. Naysilla beradu akting dengan para pemain tersebut, yang membuat proses syuting menjadi lebih dinamis dan menantang.

Dalam film ini, Naysilla tidak hanya berperan sebagai pramugari, tetapi juga harus memperlihatkan sisi emosional dan profesional dari karakter Puspita. Dengan latar belakang tragis kasus pembajakan pesawat Garuda Indonesia, film ini menghadirkan cerita yang penuh dengan drama dan kesedihan.

Kesimpulan

Proses syuting film Kapal Terbang telah membuktikan bahwa Naysilla Mirdad mampu beradaptasi dengan berbagai tantangan. Meski harus meninggalkan identitasnya dalam hal penampilan, ia tetap menunjukkan komitmen dan dedikasi dalam memerankan peran yang diberikan. Dengan pengalaman ini, Naysilla semakin memperkaya karier dan kredibilitasnya sebagai aktor di industri perfilman Indonesia.


Pos terkait