Pria Bekasi Ditemukan Tewas di Kamar, Istri Kritis

Aa1sgtgi 1
Aa1sgtgi 1



Seorang pria bernama Ermanto Usman ditemukan meninggal dunia di dalam kamar tidurnya di Perumahan Prima Lingkar Asri Blok B4 No 14, Kelurahan Jatibening, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi. Mantan anggota serikat pekerja perusahaan peti kemas, PT Jakarta International Container Terminal (PT JITC), diduga menjadi korban penganiayaan yang mengakibatkan kematian.

Kakak kandung korban, Dalsaf Usman, menjelaskan bahwa adiknya dinyatakan meninggal dunia pada pukul 06.15 WIB pagi tadi. “Penyebab kematian adalah tusukan senjata tajam dan benturan benda tumpul,” kata Dalsaf kepada Tempo saat ditemui di Rumah Sakit Bhayangkara Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur pada Senin, 2 Maret 2026.

Menurut Dalsaf, korban memiliki luka tusuk yang menganga di pelipis sebelah kanan, tidak jauh dari mata. Selain itu, tempurung kepala bagian belakang korban juga diduga mengalami pukulan oleh benda tumpul. “Jadi ada pendarahan,” ujar Dalsaf.

Korban pertama kali ditemukan oleh anak perempuannya ketika ingin membangunkan sahur. Anak tersebut menemukan bapaknya sudah bersimbah darah di dalam kamar tidurnya.

Anak korban awalnya kesulitan masuk ke kamar karena seluruh pintu dan jendela ruangan tersebut terkunci rapat dari dalam. Lalu, anaknya berlari menuju masjid dan meminta pertolongan warga yang baru saja menyelesaikan salat Subuh.

Evakuasi dilakukan dengan cara memecahkan jendela kamar korban yang mengarah ke luar. Almarhum sempat dilarikan ke Rumah Sakit Primaya, Bekasi sebelum akhirnya dinyatakan meninggal. Dalsaf menyampaikan bahwa keluarga masih menunggu proses autopsi jenazah korban selesai. “Kami meminta agar kasus ini diusut tuntas, karena ada dugaan ini pembunuhan berencana,” ucap Dalsaf.

Sementara itu, istri almarhum sempat dalam kondisi kritis setelah diduga menjadi korban penganiayaan. Saat ini, ia sedang dalam proses pemulihan setelah menjalani operasi. Istri korban juga ditemukan dalam kondisi bersimbah darah bersama korban di dalam kamar. “Saksi kuncinya nanti dia,” kata Dalsaf.

Fakta-Fakta Terkait Kasus Ini

  • Korban ditemukan dalam kondisi bersimbah darah di dalam kamar tidur.
  • Pintu dan jendela kamar korban terkunci dari dalam, sehingga memperlambat proses evakuasi.
  • Anak korban menjadi orang pertama yang menemukan kondisi ayahnya.
  • Istri korban juga ditemukan dalam kondisi kritis dan menjalani perawatan medis.
  • Keluarga meminta penyidik untuk menuntaskan kasus ini secara tuntas.

Proses Penanganan Kasus

Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi ke rumah sakit terdekat. Dokter kemudian melakukan pemeriksaan mendalam untuk menentukan penyebab kematian. Namun, hingga saat ini, proses autopsi belum selesai.

Selain itu, polisi telah memeriksa saksi-saksi terkait kejadian tersebut. Salah satu saksi utama adalah istri korban, yang saat ini masih dalam kondisi kritis.

Tindakan yang Diambil Oleh Keluarga

Dalsaf menyatakan bahwa keluarga akan terus memantau perkembangan kasus ini. Mereka juga berharap pihak berwajib dapat memberikan keadilan bagi korban.

“Kami tidak ingin ada yang mengabaikan kasus ini. Kami ingin kebenaran terungkap,” ujar Dalsaf.

Kesimpulan

Kasus kematian Ermanto Usman masih dalam proses penyelidikan. Dugaan kuat muncul bahwa korban menjadi korban pembunuhan berencana. Keluarga korban berharap pihak berwajib dapat menuntaskan kasus ini dengan cepat dan transparan.

Pos terkait